Tujuh Hari, Kapolres Dompu Do’a Dipuncak Tambora

55

DOMPU—Tujuh hari pasca wafatnya Wakil Menteri ESDM di puncak GunungTambora Dompu Kapolres AKBP Benny Basir Warmansyah berdo’a tepat dititik pertama Wamen Prof DR Widjajono Partowidagdo pada sabtu kemarin. Kapolres bersama dengan ketua DPRD Rafiuddin H Anas SE dan rombongan memang melakukan pendakian kepuncak gunung Tambora untuk mengenang tujuh hari mendiang Prof DR Widjajono Partowidagdo.

Rombongan berjumlah puluhan orang, tetapi sebahagian besarnya hanya sampai pada pos tiga, sementara Kapolres didampingi beberapa anggotanya tembus sampai ke titik Wamen kritis bahkan sampai kekawah Tambora. ‘’Saya baru pertama sampai ke puncak, memang sangat indah,’’ aku Benny pada Koran ini kemarin.

Menurutnya perjalanan menuju kepuncak Tambora dihajatkan agar dapat mendoakan mendiang almarhum dititik pertama beliau kritis. Sebagai pejabat Negara yang peduli lingkungan kata Kapolres kita semua hendaknya memberikan penghormatan yang tinggi kepadanya semoga arwah beliau mendapat tempat yang baik disisi Allhan SWT.

Sementara itu informasi yang diperoleh pasca meninggalnya Wamen dipuncak Tambora eksklasi pendakian menuju kawah Tambora makin tinggi, sejumlah komunitas dan perorangan melakukan pendakian dengan menggunakan jalur Doroncanga, jalur yang dilewati Wamen. Untuk menuju kepuncak Tambora memang tersedia dua jalur pendakian yang umum dilewati yakni jalur Desa Pancasila dan Jalur Doroncanga.

Informasi lain menyebutkan mengenang 40 hari wafatnya almarhum Wamen, keluarga besar Prof DR Widjajono Partowidagdo akan melakukan pendakian menuju puncak Tambora dan berdoa dititik pertama Wamen kritis. Selain itu akan dibangun sebuah monument untuk menghormati Wamen yang telah berjuang mengangkat nama gunung Tambora Kabupaten Dompu NTB.

Komentar