Uji Coba Jagung Caraka di Pekat Memuaskan

255
PLL Sorinomo dan petani jagung Amaq Jaka yang memamarkan hasil jagung Caraka

DOMPU-Uji coba variatas baru jagung Caraka di Kecamatan Pekat menunjukan hasil yang memuaskan. Satu hektar lahan yang ditanam dikebun milik petani di Desa Sorinomo menghasilkan 10,4 ton perhektar.

Kepala UPTD Dinas Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Pekat Harun didampingi PPL Sorinomo Roni melihat langsung hasil uji coba Kamis 17 Agustus 2017. Hasil timbangan memperlihatkan kwalitas jagung variatas baru tersebut. ”Bayangkan satu hektar lahan bisa menghasilkan sampai 10,4 ton dimusim kering seperti ini,” ujar Harun dengan bangga usai menimbang hasil panen jagung Caraka.

Apalagi kata Harun bila jagung ini ditanam pada musim hujan, maka bisa dibayangkan hasilnya bisa memberikan kesejahteraan bagi petani. Kepala UPTD yang memimpin uji coba ini menguraikan bahwa pertumbuhan jagung tersebut sangat baik.

Kelebihan Caraka yang diamatanya kata dia, rata-rata memiliki tongkol dua dengan biji yang sama rata besarnya. Selain itu memiliki bungkusan yang rapi hingga keujung sehingga tak memungkinkan air merembes masuk menggerototi biji jagung. ”Tongkolnya rata-rata dua dan bungkusanya rapat sekali, tak mudah air hujan masuk,” terang Harun sambil memperlihatkan jagung yang masih ditongkolnya.

PPL Sorinomo Roni yang mendampingi petani dalam uji coba itu mengaku sangat bahagia atas hasil uji coba itu. Sebab bagaimanapun kata dia, petani akan mengejar benih jagung yang memiliki kwalitas serta hasil yang memuaskan. ”Hasilnya sangat memuaskan, apalagi nanti kalau musim hujan,” terang Roni.

Soal pemilihan benih yang akan ditanam diakui Roni sepenuhnya akan diserahkan pada petani, tetapi hasil uji coba itu akan disosialisasikan untuk dipelajari petani. ”Kelebihan jagung ini memiliki dua tongkol dan bijinya sama rata,” ujarnya.

Amaq Jaka salah seorang petani jagung Sorinomo mengaku siap menggunakan benih jagung Caraka ini setelah melihat hasil uji coba. Bahkan ketua kelompok tani jagung yang memiliki lahan anggota sebanyak 300 hektar ini akan mengarahkan untuk menggunakan jagung Caraka sebagai komoditas yang akan ditanam.

Hanya saja saja, dia meminta agar pemerintah ikut mensuport semangat petani dengan menyediakan benih seperti ini. ”Kami minta juga agar pemerintah membantu petani,” pintanya.

Sedangkan tim pemasaran jagung Caraka, Dodi mengaku bahagia atas hasil uji coba itu. Karenanya setelah hasilnya memuaskan maka terserah petani jagung yang memilihnya. Tetapi prinsipnya, pihaknya akan menyediakan benih seberapapun kebutuhan petani di Kabupaten Dompu. (DB01)

 

Komentar