Diskop dan UKM Intens Lakukan Pembinaan Koperasi

69

 

 

DOMPU–Banyaknya koperasi yang tidak bisa aktif dalam melaksanakan kegiatannya memaksa pihak Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) untuk bekerja extra.

 

Salah satu kerja keras yang dilakukan Diskop UKM adalah wajib aktif melakukan kegiatan pembinaan. Bahkan berperan secara intensif melakukan pengawasan ditingkat lapangan.

 

Tahapan pembinaan yang dilakukan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek). “Baru-baru ini kami aktif lakukan pembinaan melalui Bimtek,” ungkap Drs H Abdul Gani, Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) kepada media ini, Kamis (7/12).

 

Ditemui diruang kerjanya, Abdul Gani mengatakan di tahun 2017 ini pihaknya telah memberikan pembinaan dan Bimtek terhadap sebanyak 30 koperasi.

 

Yang fokus dilakukan pihaknya pada kegiatan Bimtek dimaksud kata Abdul Gani yakni pada tahapan penyusunan neraca. Karena dari hasil pengawasan rata-rata diketahui terjadi kendala pada proses pembuatan dan penyusunan neraca. “Kendala selama ini keterbatasan kemampuan membuat neraca,” katanya.

 

Sampai dengan saat ini tercatat ada sebanyak 298 koperasi. Dan 151 dinyatakan aktif, sedangkan 147 diantarnya sudah tidak aktif lagi.
Menurut Abdul Gani faktor banyaknya koperasi yang tidak aktif adalah murni dipicu oleh perilaku anggota dan pengurus koperasi itu sendiri. “Tapi kami tetap berkomitmen untuk lakukan pembinaan dan pengawasan,” tuturnya.

 

Keberadaan koperasi diyakini cukup berdampak positif pada kehidupan masyarakat. Dengan catatan harus mampu dikelola dengan manajemen yang bagus. Sebab koperasi bisa menjadi sumber pinjaman modal untuk terciptanya wira usaha baru. “Secara tidak langsung jika dikelolola secara baik maka tercipta lapangan kerja baru. Pengangguran bisa kita tekan. Nah, inilah arah pembinaan koperasi,” urai mantan Kadishut Dompu itu. (DB02)

Komentar