Stok Barang Aman, Harga Kurang Aman

100

DOMPU–Sepekan menjelang lebaran, stok barang dan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) di Dompu terbilang cukup aman.

Saat ini sejumlah barang dan bahan sembako di pasar induk Dompu tampak tersedia disejumlah lapak, kios dan los-los pasar para pedagang.

Bahan sembako itu antaralain beras, telor ayam, gula, minyak goreng bimoli, daging ayam, sayur mayur, bahan bumbu dan kebutuhan dapur lainya terlihat amat mencukupi.

Kepastian tersedianya sejumlah bahan sembako tersebut saat dikakukannya inspeksi mendadak (Sidak) Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin, Jumat (08/06) pagi tadi.

Selain bupati dan para kepala dinas. Sidak pagi tadi juga melibatkan Dandim dan Kapolres.

Dihadapan bupati, sejumlah pedagang mengaku untuk saat ini kebutuhan stok barang dan bahan sembako masih relatif aman. “Hanya soal harga saja yang terkadang gejolak,” ungkap pedagang.

Untuk harga beras masih berkisar Rp 9.000 hingga tembus Rp 10.000. Gula pasir biasa Rp 14.000 perkilogram. Bimoli biasa 1 liter Rp 15.000, Telur ayam ras Rp 1.650 perbutir.

Untuk sayur mayur seperti bawang merah Rp 15.000 perkilogram. Bawang putih lokal Rp 35.000. Sementara harga cabe merah berkisar Rp 35.000 dan Tomat Rp 20.000 perkilogram.
Daging ayam mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan yakni Rp 50.000 perkilogram. “Daging ayam mengalami kenaikan harga,” tutur Kadis Perindag Dra Hj Sri Suzana disela-sela inspeksi.

Pedagang berkelit, kenaikan harga daging ayam itu bukan karena ulah pedagang. Melainkan murni mengikuti standar harga dari pihak perusahaan (PT) selaku pemasok barang. “Harga naik memang. Karena dari PT harga sudah naik,” ujar pedagang. (DB02).

Komentar