Koalisi Bersama VS Koalisi Bermoral DPRD Dompu Bertarung Hari Ini Dalam Perebutan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan

156

DOMPU—Pertarungan antara koalisi bersama dengan koalisi bermoral akan ditentukan pada rabu hari ini dalam paripurna pemilihan pimpinan alat kelengkapan DPRD. DPRD Dompu memang pecah menghadapi pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan yang baru, puncaknya dengan terbentuknya koalisi untuk memperebutkan jabatan dialat kelengkapan dewan.

Sesuai peraturan DPRD nomor 10 tahun 2010 terkait dengan tata tertib jabatan pimpinan alat kelengkapan dewan dapat dipilih kembali. Rupanya ada kelompok yang menginginkan adanya perubahan, sementara ada kelompok yang menginginkanstatus quo dengan mempertahankan yang lama. Tiga alat pimpinan DPRD yang akan dipilih yakni ketua komisi, ketua badan legislasi dan ketua badan kehormatan, tetapin yang paling alaot adalah pada ketua komisi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan dua nama akan bertarung dikomisi I bidang aparatur hukum dan HAM yakni Sirajuddin SH (ketua sekarang) dengan Arifuddin SH. Sementara di komisi II bidang ekonomi H Didi Wahyuddin, SE, Ir Nursyamsu dan Ilham Yahyu S.Pd. Sedangkan dikomisi II bidang pembangunan dan sosial akan bertarung H Ahmad MK, SH, M Hum dengan Jauhar Arifin S Sos.

Sementara dibadan legislasi Kurnia Ramadhan SE dan Kaharuddin Ase, dibadan kehormatan Drs Syafrin AM dan Jaharuddin. Saat ini sejumlah figur tengah melakukan lobi-lobi yang intensif baik kepada anggota DPRD yang bersangkutan maupun kepada partai yang mengirimnya. Ketua DPRD Dompu Rafiuddin H Anas SE mengemukakan pemilihan pimpinan alat kelengkapan DPRD adalah hal yang biasa dan bukan menjadi hal yang luar biasa. Menurutnya siapa yang dipercaya untuk memimpin pada alat kelengkapan DPRD tergantung sungguh pada anggota DPRD sendiri.

Tetapi siapapun yang terpilih kata dia hendaknya mampu menjabarkan tugas dan tanggung jawabnya disamping untuk mendorong kemajuan daerah sekaligus diharapkan mampu mengangkat citra bagi legislatif sendiri. Agenda penetapan alat kelengkapan DPRD akan berlangsung pada rabu besok dan diharap bisa diselesaikan dengan musyawarahh dan mufakat. (db-01)

Komentar