Dibalik Survei LSI, Partai Islam Terpuruk

0

Ditengah konstalasi politik yang kian memanas Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan rilis hasil survei lembaganya bahwa partai Islam terpuruk jauh dibanding dengan partai nasionalis. Kondisi ini membuat sejumlah petinggi partai Islam meradang dan menuding ada agenda terselubung dalam upaya pelemahan partai Islam.

Sekjen DPP PPP Romahurmuziy dalam keteranganya di Jakarta terang-terangan menganggap survei yang dilakukan oleh LSI merupakan upaya melemahkan perjuangan partai Islam. “Ada agenda terselubung di balik penyebutan akan melembeknya partai-partai Islam. Ini ditopang dengan dana sangat besar, tidak mungkin tidak ada agenda setting,” kata Sekjen PPP, Romahurmuziy, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/2013).

Romi, demikian dia disapa, menyebut ada peran pihak asing yang berperan membuat citra partai Islam seolah-olah terpuruk. Sebab, menurut dia, ada ketakutan fenomena Arab spring akan melanda Indonesia jika partai Islam kuat.

“Agenda ini merupakan agenda inisiasi dari pihak yang ada di luar indonesia yang khawatir Arab spring, khawatir demokratisasi seperti di negara-negara Arab yang didominasi partai-partai Islam berkuasa,” ujarnya.

Dalam hasil survei LSI Denny JA, partai-partai Islam disebut terpuruk tak memiliki figur yang kuat. Berikut hasil survei LSI soal elektabilitas parpol:

Partai Golkar: 22,2 persen
PDIP: 18,8 persen
Partai Demokrat: 11,7 persen
Partai Gerindra: 7,3 persen
Partai NasDem: 4,5 persen
PKB: 4,5 persen
PPP: 4,0 persen
PAN: 4,0 persen
PKS: 3,7 persen
Hanura: 2,6 persen
Belum memutuskan: 16,7 persen

Soal Survey yang dilakukan oleh sejumlah lembaga memang kerap dimainkan oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan tertentu pula. Rilis terpuruknya partai-partai Islam dilakukan disaat sejumlah Partai Islam sedang berjuang untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

 

Komentar