Dompu Cetak 70 Janda Perbulan

0
Ilustrasi

 

DOMPU-Populasi janda di Kabupaten Dompu nampaknya cukup tinggi. Dari data Pengadilan Agama setempat terhitung mulai Januari hingga oktober jumlah janda sudah mencapai 707 orang.


Kasubag Informasi PA Dompu Uswatun Hasanah S.Hi mengatakan, jumlah 707 tersebut dihitung dari angka perceraian selama 10 bulan terakhir. Dalam sebulan rata-rata 70 sampai 80 pasangan suami-istri bercerai.

“Umur pasangan perceraian rata-rata masih muda. Sekitar 25 sampai 35 tahun,” jelas Uswatun Hasanah Kamis (27/10.

Dari rata-rata tiap bulan, tahun ini menunjukan peningkatan 15 persen dibanding tahun 2015 yang mencapai 800 angka perceraian. Dan sebanyak 728 perceraian ditahun 2014.

“Memang grafik setiap tahunnya meningkat. Itu artinya, tiap bulan ada 70 sampai 80 orang janda dan duda baru di dompu,” terang Uswatun sambil tersenyum.

Dari data tersebut lanjut ibu dua anak ini, sekitar 60 persen istri melakukan gugatan cerai. Sedangkan 40 persen suami melakukan talak secara hukum melalui persidangan di Pengadilan Agama.

“Cerai talak meningkat 10 persen dibanding tahun lalu. Ini membuktikan bahwa suami sudah tidak mampu menahan “kelakuan” istri. Sedangkan 60 persen perceraian digugat oleh istri, karena tidak dapat memenuhi kewajibannya sebagai seorang suami.” jelas Uswatun saat ditemui di ruangan sidang, kemarin.

Ibu asal Dodu Kota Bima ini menambahkan, kebanyakan juga kasus perkara perceraian yang terjadi di wilayah dompu karena faktor ekonomi. “Faktor ekonomi memang selalu jadi polemik retaknya sebuah rumah tangga,” pungkasnya. (jw/RD)

Komentar