TKW Dipenampungan Ingin Pulang

0
Ilustrasi

DOMPU–TKW asal Kabupaten Dompu NTB yang kini tengah berada dipenampungan kota Malang Jawa Timur ingin dipulangkan. Alasanya mereka was-was menyusul muncunya khabar tewasnya Sarafiah TKW Kabupaten Dompu karena dianiaya oleh majikanya di Dubai Timur Tengah.

”Kami ingin pulang dan kami takut untuk berangkat,” pinta Anies Marsela melalui Hand Phone selularnya rabu malam 15/3.

Wanita berusia 26 tahun asal Doropeti Kecamatan Pekat Dompu NTB mengaku belum tahu secara resmi kapan mereka akan diberangkatkan menuju negara untuk bekerja. Sementara ini dia dan sejumlah rekan lainya sudah berada dipenampungan sejak bulan pebruari lalu.

Keinginan untuk pulang kata dia sudah disampaikan kepada PJTKI yang merekrutnya, sayangnya dia tidak tahu nama PT dimaksud. Tapi keberadaan penampungan yakni di jalan Sintang Borobudur Utara.

Alasan ditolak juga tidak diketahuinya secara jelas karena pihak perusahaan memakai alasan yang bermacam-macam. Bahkan meminta ganti rugi. ”Tolonglah kami ingin pulang,”pintanya sekali lagi dengan suara parau.

 

Terduga Pembunuh TKW Dompu Sudah Ditahan

Anies menyatakan selain merasa was-was untuk berangkat menjadi TKW, juga karena suaminya dikampung dalam keadaan sakit. Ibu muda ini memang meninggalkan suami dan seorang anak yang berumur lima tahun.

Dia menceritakan, dokumen yang dipakai untuk berangkat berbeda dengan alamat yang sesunggugnya. Anies Marsela yang sesungguhnya berasal dari Desa Doropeti Kecamatan Pekat Dompu itu ternyata dalam dokumen keberangkatan beralamat di Desa Mangge Kecamatan Lambu Kabupaten Bima.

”Alamat kami memang berbeda dan tercantum dari Kabupaten Bima,” terangnya ketika ditanya alamat keberangkatanya.

Komentar