Proyek Rp 4 Miliar Diduga Salahi Bestek, Fungsi TP4D Dipertanyakan

504

DOMPU–Pelaksanaan pembangunan trotoar dan drainase diwilayah Kota Dompu kini menuai sorotan elemen masyarakat. Proyek dengan pagu dana Rp 4 miliar rersebut diduga pelaksanaannya menyalahi bestek.

Pasalnya, ada beberapa item pekerjaan yang disinyalir tidak sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam RAB. Seperti penggunaan alat
dan material yang digunakan.

Kondisi dilapangan, terlihat proses pencampuran spesi beton berupa semen dan pasir dilakukan secara manual dengan menggunakan sekop. Dengan kondisi ini tentu saja mengundang sorotan warga

Sebab dengan manual seperti itu tidak bisa diketahui perbandingan jumlah campuran semen dan pasir. Berbeda dengan menggunakan alat berupa mesin molen (Congcrete Mixer). “Ini proyek miliaran rupiah. Proyek besar masa dikerjakan manual. Indikasi kerugian negara bisa terjadi ini,” tandas Junaidi salah seorang warga.

Bersama sejumlah warga lainnya. Junaidi meminta pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu selaku tim pengawas atau TP4D agar meningkatkan fungsi dan tugas pengawasannya, terhadap pelaksanaan proyek yang terletak di pusat Kota Dompu itu. “Teman-teman TP4D harus berani bersikap tegas. Kualitas proyek harus diperhatikan karena ini menelan anggaran besar,” gerutu warga.

Secara tetpisah, Sulham SH selaku tim TP4D yang dimintai tanggapannya menampik jika pihaknya dikatakan kendor dalam melakukan pengawasan dilapangan. “Kita tetap turun lapangan. Evaluasi tetap setiap minggu,” katanya.

Tim TP4D kata Sulham selalu merekomendasikan ke pihak KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) jika dilapangan menenukan kejanggalan. “Kita juga sudah sering tegur. Tapi jila kontraktornya tidak mau nurut. Ya terpaksa nanti kami ambil tindakan,” kata Kasi Intel Kejari Dompu itu.

Hasil pantauan dilapangan hanya ada terlihat 1 unit mesin Molen dan itu jarang difungsikan. Padahal proyek ini berada disejumlah ruas jalan yang dikerjakaan secara serentak dan bersamaan.

Sementara informasi yang diendus media ini,didalam RAB harus tersedia 3 unit mesin Molen. Dan Concrete Vibrator 2 unit. Dengan perbandingan spesi campuran beton 1 sak semen dan 5 ember pasir (1 Pc : 5 Ps). (DB02).

Komentar