Banjir Juga Terjang Sawah Petani

92

 

DOMPU–Musibah banjir yang melanda sebahagian wilayah perkotaaan Dompu Senin sore kemarin rupanya tidak hanya menggenangi pemukiman penduduk.

Air bah yang datang secara tiba-tiba tersebut juga menerjang sejumlah areal sawah petani. Akibat luapan air bah tanaman padi petani mengalami kerusakan.

Seperti yang dialami sejumlah petani di wilayah Desa Wawonduru. Rata-rata tanaman padi petani tampak dipenuhi genangan air dan parahnya batang padi terlihat banyak yang rebahan ke tanah. “Padahal padi-padi ini sebentar lagi siap.dipanen,” ujar sejumlah petani.

Sebagai langkah antisipatif dan upaya penanganan pasca banjir. Pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Dompu melalui kantor UPTD Distanbun Kecamatan Woja, Selasa ( 06/02) pagi tadi langsung turun ke lokasi guna melihat kondisi ril yang terjadi dilapangan.

Lokasi yang menjadi sasaran aksi turun lapangan petugas Distanbun Woja yakni sejumlah areal persawahan di Desa Wawonduru. Dan sebahagian di Kelurahan Kandai Dua.

Dari pendataan yang dilakukan, tercatat ada sekitar 8 Hektar areal tanaman padi yang dilanda genangan air banjir. “Kita lakukan pendataan terlebih dahulu,” ungkap Edyson HD, SH, kepala UPTD saat dikonfirmasi media ini. (DB02)
[6/3 13.13] Thoby: Pasca Banjir Tim Dikes Gelar Pengobatan Keliling

DOMPU–Sebagai salah satu upaya tanggap darurat yang dilakukan dalam meringankan beban korban musibah banjir bandang, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Dompu menggelar kegiatan pengobatan keliling ke sejumlah wilayah yang terkena dampak air bah.

Tidak tanggung-tanggung, dalam melaksanakan misi sosial tersebut Dinkes Dompu menerjunkan beberap petugas andalan dari sejumlah puskesmas yang ada di PKM Dompu Kota, PKM Timur, PKM Dompu Barat dan PKM Kempo bekerjasama dengan DPK PPNI Kempo.

Upaya reaksi cepat petugas Dikes terlihat sejak Senin malam kemarin. Disejumlah lokasi yang terkena dampak banjir langsung disambangi tim TGC dengan langsung memberikan pelayanan kesehatan. “Posko kesehatan sudah kami siapkan dan langsung berikan pelayanan,” ungkap Plt Kadinkes Dompu, Gatot Gunawan SKM kepada media ini.

Selain memberikan pelayanan kesehatan. Petugas pihaknya kata Gatot juga membantu membagikan makanan siap saji dan mendistribusikan air mineral ke sejumlah warga yang menjadi korban banjir. “Kami pun membagikan MP Asi kepada warga,” katanya.

Hingga saat ini petugas kata Gatot Gunawan masih melakukan pelayanan keliling ke sejumlah lokasi banjir. Data sementara diketahui  warga yang menjadi korban banjir rata-rata menderita penyakit Alergi, Ispa, Gastritis, Caries, Asma, Myalgia dan Hipertensi.

Hasil pemeriksaan di Desa Wawonduru tercatat ada sebanyak 34 orang warga. Kelurahan Simpasai 48 orang dan Kandai Dua 77 orang. “Kami akan pantau terus kondisi kesehatan warga,” pungkas Gatot Gunawan. (DB02)

Komentar