Tuntut Bebaskan Truk Pengangkut Kayu, Warga Manggelewa Bentrok Dengan Polisi

725

DOMPU,-Sejumlah warga Manggelewa Dompu NTB menggelar aksi demo didepan Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan dan Lingkungan Dompu  Kamis 22/11/2018. Massa yang tergabung dalam Lembaga Rakyat (LERA) menuntut agar sopir dan truk yang ditangkap tim gabungan KPH dan TNI dibebaskan.

Sopir dan truk yang mengangkut kayu jati yang tidak disertai dokumen ditangkap aparat gabungan Minggul 18/11 lalu. Tersangka dan barang bukti sudah diserahkan kepada Polres Dompu untuk ditangani lebih lanjut.

Kondisi itulah yang tidak diterima oleh warga Manggelewa, mereka mendatangi kantor KPH di Jalan lintas Dompu-Bima Kelurahan Dorotangga. Mereka ingin menemui pimpinan lembaga tersebut, tetapi sayangnya tak ada yang bisa menerima.

Merasa kesal massa berulah dengan melempari kantor tersebut, aparat kepolisian yang berjaga juga menjadi sasaran. Bentrokanpun tak terhindari aksi saling dorong dan saling pukulpun terjadi.

Posted by Dompu Bicara on Wednesday, 21 November 2018

Untungnya kericuhan itu berlangsung sesaat sebab perwakilan KPH Dompu segera menemui massa. Dalam keteranganya, penaangkapan dan penahanan truk tersebut karena mengangkut kayu jati yang tidak disertai dokumen resmi.

”Pengangkutan kayu jati dengan truk tidak disertai dokumen, kasusnya sudah diserahkan kepada kepolisian,” terang perwakilan KPH.

Tapimenurut massa aksi, penangkapan beberapa hari lalu itu tidak sesuai dengan prosedur atau mekanisme yang berlaku. Sebab KPH dianggap tak pernah melakukan sosialisasi terkait pelestarian hutan dan peraturan pengangkutan. “KPH maling,” teriak salah seorang orator  Feri Fariadi. (DB03)

Komentar