Diduga Tak Kebagian Baju Pesta, Junaidin Nekad Gantung Diri

964

DOMPU-Gantung dirinya seorang warga Kelurahan Dorotangga Dompu NTB Junaidin 30 tahun ternyata karena hal yang sangat sepele. Diduga hanya karena tak kebagian baju pesta pernikahan keponakanya dia rela mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri dikediamanya sendiri Sabtu sore 20 Juli 2019.

Korban ditemukan keluarganya sendiri sudah tergantung dan meninggal, ada usaha saudaranya yang pertama kali menemukan dengan buru-buru menurunkan dari tali gantungan, sayangnya nyawa korban tak diselamatkan.

Dirumah duka siang ini 21/7/2019 masih ramai oleh tetangga dan keluarganya yang melayat, sementara yang lainya sibuk menggali kuburun diTPU yang berlokasi disekitar kantor Kodim 1614 Dompu.

Tak ada yang tahu pasti terkait dengan nekadnya korban bunuh diri, tetapi beredar cerita korban kecewa karena tak kebagian baju pesta. Sejumlah tetangga tak mengira bertindak senekad itu.

Sabtu 20 Juli memang ada pesta pernikahan keponakan anak dari kakak kandung korban. Pagi hingga siang hari korban sangat sibuk membantu menyiapkan berbagai keperluan menhadapi pesta pada sore harinya.

Sebagaimana biasa keluarga berhajat membagikan baju seragam pesta, tetapi hingga siang korban yang masih membujang ini belum juga mendapatkan bagian. Oleh karena itu puncak acara pesta sore hari korban tak datang keacara pesta yang dilaksanakan rumah mereka.

Dia hanya berdiam diri dirumah tanpa menunjukan tanda-tanda kecewa atau marah. ”Orang asyik pesta dia (korban) duduk-duduk saja di teras rumahnya,” terang Om Dino tetangga korban.

Pas acara foto-foto diakhir acara ada yang masuk kerumah dan melihat korban sudah bergantung dan meninggal. Soal baju seragam menurut cerita Dino sudah dicoba diserahkan, tetapi yang bersangkutan tidak mau bahkan menyarankan untuk diserahkan kepada yang lainya.

Sejumlah tetangga yang lain bercerita kalau korban memang memiliki kelainan selama hidupnya. Pribadinya diakui cukup baik tetapi terkadang emosional. Ada dugaan korban juga kecewa sebab diumurnya yang sudah kepala tiga (30) itu belum juga mendapatkan jodoh.

”Mungkin juga dia kecewa, rekan-rekan serta saudara seumuran dia sudah kawin semua, dia sendiri masih membujang,” duga sejumlah tetangganya.

Korban adalah anak dari H Mustamin dan Zainab, bapaknya sudah meninggal. Sementara hidupnya selama ini bergantung kepada ibunya serta saudara dan tetangga. Korban akan dikebumikan usai Dzuhur ini. (DB01)

Komentar