Persoalkan Sekolah IT, Tapi Warga Wawonduru Segel Kantor Desa

242

DOMPU-Sejumlah warga yang tergabung dalam Kerukunan Mahasiswa dan Pemuda Wawonduru (KMPW) kembali berdemo yang dipusatkan dikantor desa terkait Rabu 19/2/2020. Isunya masih sama dengan demo sebelumnya meminta klarifikasi atas status kepemilikan Sekolah IT yang diklaim sebagai milik pribadi oknum pimpinan Yayasan Sakinah.

Aksi demo yang dimotori oleh Nurfazrin ini berakhir dengan penyegelan kantor desa dengan memaku palang kayu dipintu masuk. Penyegelan itu sebagai pelampiasan atas sikap Kades dan aparatur Desa Wawonduru Kecamatan Dompu NTB yang tidak merespon tuntutam massa.

Dalam tuntutannya massa meminta agar pemerintah desa melakukan klarifikasi terhadap status kepemilikan Sekolah IT tersebut. Tetapi sejauh ini tidak ada upaya sehingga pimpinan yayasan sekolah IT masih bertindak sewenang-wenang dengan memecat sejumlah pengajar tanpa alasan yang jelas.

Kades Wawonduru Abdul Fattah menanggapi tuntutan massa bahwa pihaknya akan segera memanggi pimpinan Yayasan Sakinah secara resmi dikantor desa. Hal itu agar bisa dilakukan klafirikasi terhadap dugaan kepemilikan yang dituding sepihak.

Hanya saja Abdul Fattah minta agar massa bersabar karena untuk memanggi seseorang harus secara resmi sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tidak puas massa tetap menyegel kantor desa selanjutnya membubarkan diri.

Komentar