Lagi, Petani Jagung Tewas Disengat Listrik Yang Dipasang Sendiri

76

DOMPU-Musibah tersengat aliran listrik yang sengaja dipasang sendiri kembali memakan korban. Kali ini menimpa Mahyun 34 tahun warga Desa Sorinomo Kecamatan Pekat Dompu NTB, ibu rumah tangga istri petani jagung ini tewas ditempat dilokasi kebun jagung.

Untuk diketahui petani jagung di Kabupaten Dompu sangat kesulitan menghadapi hama babi, monyet dan sejenisnya. Agar tidak diganggu sebahagian petani mengambil jalan pintas dengan mengitari kebun jagung dengan kawat yang dialiri listrik.

Usaha seperti itu kerap kali memakan korban baik diri sendiri maupun orang lain. Kejadian yang menimpa ibu rumah tangga ini berlangsung Kamis 12 Maret 2020. Kala itu bersama suaminya Ramdan 40 tahun mengelilingi kebun jagung untuk memeriksa kondisi dan perkembangan jagung.

Tapi keduanya tidak berjalan bersamaan tapi berpencar, sesaat kemudian Ramdan mendengar teriakan istrinya. Seketika itu juga Ramdan langsung mendatangi arah suara. Betapa kagetnya ternyata istrinya tergeletak tak bernyawa dengan luka bakar dan tertilit kabel dibagian kaki.

Diduga korban tersengat aliran yang dipasang sendiri untuk menjaga hama babi. Melihat kenyataan itu Ramdan berteriak meminta pertolongan sehingga berdatangan petani lain disekitar itu.

Jasad korban kemudian dibawa rumah duka untuk dimakamkan. Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah membenarkan peristiwa itu dan telah mengamankan sejumlah barang bukti yang menyebabkan korban meninggal.

Hujaifah mengajak kepada seluruh petani agar tidak sembarang memasang aliran listrik untuk menjaga hama babi maupun monyet diladang atau dikebun. ”Ini menjadi pelajaran kita semua dengan memasang jerat beraliran listrik akan membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya. (DB01)

 

Komentar