oleh

TPA Ditutup Warga, Sampah Mulai Menumpuk Disudut Kota Dompu

 

DOMPU-Aksi penutupan warga Desa Lune yang menutup akses jalan masuk menuju TPA kini berdampak luas.

Sebab pasca ditutupnya TPA mulai pagi ini, limbah sampah rumah tangga di masing-masing rumah warga di Kota Dompu tampak menumpuk disepanjang ruas jalan dan sudut kota.

Pemandangan itu terjadi lantaran tidak adanya aktifitas pengangkutan sampah dari petugas mobil sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Pantauan media ini, sampah-sampah itu oleh warga dibungkus karung dan kantong plastik serta tong sampah kemudian disimpan didepan halaman rumah sembari menunggu mobil sampah.

Pemandangan itu terlihat disejumlah ruas jalan di sudut-sudut Kota Dompu. Tak ayal kondisi tersebut memicu reaksi dan tanggapan sejumlah masyarakat. “Sejak kemarin sampah tidak diangkut, tidak paham juga kita apa alasan kok tidak ada datang mobil sampah,” tutur beberapa orang warga Kelurahan Karijawa.

Warga khawatir jika sampah-sampah tidak segera diangkut dan dibuang akan menimbulkan ancaman kesehatan bagi lingkungan tempat tenggal masyarakat. Apalagi saat ini mulai musim hujan. “Jangan sampai sampah menimbulkan penyakit bagi warga. Karena kita masih dalam pandemi Covid,” tutur Faisal salah seorang warga.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas LH Kabupaten Dompu, Jufri ST.MT yang dikonfirmasi mengatakan saat ini ada aksi penutupan akses jalan ke TPA Desa Lune yang dilakukan oleh sejumlah warga. “Ada aksi warga memang. Dan kita tidak bisa membuang sampah ke TPA,” katanya.

Pemicunya adanya aksi penutupan akses TPA menurut Jufri karena ada beberapa persoalan yang terjadi. Salah satu yang menjadi perhatian besar warga karena adanya aktifitas pembuangan limbah medis B3 (Bahan, Berbahaya dan Beracun). “Ini juga pemicunya,” ujar Jufri.

Persoalan lain yang muncul di TPA kata Jufri yakni warga menuntut perhatian serius pemerintah dalam penanganan TPA Desa Lune.

Warga meminta TPA dipagar keliling. Dan limbah sampah diolah dengan baik. “Ada laporan banyak ternak warga mati karena terkontaminasi sampah yang ada di TPA,” papar Jufri.

Atas kondisi tersebut pihaknya kata dia terus melakukan upaya pendekatan dengan warga agar akses TPA segera dibuka kembali sehingga persoalan sampah bisa terselesaikan. (DB02)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed