oleh

BKPH Ampang Riwo Gercep Minta Penyedia Benahi Spek Bibit

 

DOMPU-Menyusul terjadinya penolakan kelompok tani hutan (KTH) atas kesalahan spek pada kegiatan pengadaan bibit pohon melalui program small grand.

Pihak Balai Kesatuan Pengelola Hutan (BKPH) Ampang Riwo, langsung gercep (Gerak Cepat, Red) melakukan upaya koordinasi dengan pihak penyedia bibit.

Kepala BKPH Ampang Riwo, Faruk, S. Hut, M.M, Inov mengatakan pihaknya secara teknis tidak terlibat dalam proses pengadaan dan penyediaan bibit. “Kami sifatnya mengarahkan. KTH sendiri bertransaksi langsung dengan pihak pengadaan,” ungkapnya.

Pihaknya kata Faruk, akan segera melakukan koordinasi dan mengkomunikasikan dengan pihak pengadaan bibit, agar secepatnya mengganti bibit yang diduga menyalahi spek. “Bibit yang kurang juga akan ditambah sesuai jumlah yang dipesan,” ujarnya.

Salah seorang petugas pendamping dari02) lembaga SSF (Strengthning Social Forestry) Bank Dunia, Ida Wahyuni SH, juga menyikapi terjadinya dugaan salah spek pengadaan bibit untuk petani hutan tersebut. “Iya kita juga meminta bibit diganti sesuai spek yang ada,” kayanya. (DB02).

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]