oleh

Kelurahan Bali Satu Dinilai Berhasil Tangani Stunting

 

DOMPU-Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, dinilai telah berhasil menangani program penurunan kasus stunting.

Penilaian ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kabupaten Dompu, Hj Iris Juita Katinti, SKM, M.MKes saat bertandang ke kantor Kelurahan Bali Satu, Selasa (24/1) pagi.

Kedatangan rombongan DPPKB disambut hangat oleh Lurah Bali Satu, Muzakir Akbar dan jajarannya.

Sebagai tuan rumah yang baik. Muzakir Akbar menyambut tim DPPKB langsung di dalam ruang kerjanya.

Mengawali pembicaraan, Kadis DPPKB menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pihak Kelurahan Bali Satu. “Untuk stunting di Kelurahan Bali Satu semakin membaik,” kata Iris Juita.

Belakangan ini menurut Iris Juita, ada banyak pencapaian yang dilakukan pihak Kelurahan Bali Satu dalam hal penanganan kasus stunting maupun program kerjasama DPPKD lainnya. “Tentu semua ini berkat adanya dukungan kerjasama yang baik masyarakat Bali Satu,” ungkapnya.

Menurut dia, selain Stunting. Masih ada banyak program DPPKB yang harus dioptimalkan secara bersamaan dengan pemerintah tingkat desa maupun kelurahan. “Dengan silaturahmi dan koordinasi seperti ini. Kita harapkan dukungan dan kerjasama yang semakin baik,” tutur umi Iris sapaan akrab Kadis DPPKB.

Pada kesempatan itupun, Iris sekaligus melaporkan status dua orang PLKB yang selama ini bertugas di Kelurahan Bali Satu dan kini telah lulus menjadi pegawai P3K.

Sementara itu, Lurah Bali Satu, Muzakir Akbar menyampaikan penghargaan dan kehormatan atas kunjungan kerja Kadis DPPKB beserta jajarannya.

Muzakir berharap kerjasama yang sudah ada bisa terus ditingkatkan. Karena pada prinsipnya, menurut dia pemerintah ditingkat kelurahan merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah kabupaten. “Apapun bentuk program pemerintah wajib kita dukung,” katanya.

Terhadap petuga DPPKB yang ditugaskan di Kelurahan Bali Satu, Muzakir meminta agar bisa secara aktif dan intensif berada di kantor kelurahan. (DB02)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]