oleh

Musrenbang Kabupaten Dompu Dibuka Resmi Wakil Bupati

DOMPU-Pelaksnaan kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Dompu, secara resmi dibuka langsung Wakil Bupati Dompu, Syahrul Parsan.

Musrenbang dengan tema Peningkatan Kualitas Manusia Melalui Pertumbuhan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan itu, dilaksanakan di aula Pendopo Bupati, komplek kantor Pemkab Dompu, Kamis (7/3) pagi.

Selain dihadiri Wakil Bupati, Forkopimda dan pejabat Pemkab Dompu. Kegiatan yang dimotori Bappeda dan Litbang itu juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Bappeda Provinsi, NTB, DR. Mahjulan, MP dan akademisi Universitas Mataram (UNRAM), DR. L. Arifin Arya Bakti. Kedua tokoh ini pun didaulat sebagai pemateri.

Selain itu hadir juga pejabat dari lembaga vertikal seperti BPS, kantor Balai Taman Nasional Tambora, LSM dan beberapa Yayasan Pendidikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan, musrenbang merupakan perencanaan dengan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan.

Keterlibatan semua pihak bertujuan untuk membangkitkan rasa semangat memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan.

Musrenbang menurut Wabup adalah wahana strategis dalam merumuskan rencana pembangunan secara kolaboratif. “Tentu ini harus melibatkan tiga pilar yakni pemerintah, masyarakat dan swasta,” katanya.

Dengan demikian, Wabup mengatakan Musrenbang adalah momentum penting untuk menyatukan persepsi semua unsur dan mengintegrasikannya dengan berbagai bidang urusan pemerintahan.

Wabup mengaku, pihaknya di tatanan pemerintahan menyadari sepenuhnya akan pentingnya kualitas perencanaan. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa keberhasilan suatu pembangunan daerah ditentukan oleh kualitas perencanaan. Termasuk dalam penyusunan APBD wajib hukumnya mengedepankan hasil rumusan perencanaan. “Untuk itu saya perintahkan seluruh kepala perangkat daerah agar memperhatikan hasil Musrenbang dalam menyusun perencanaan penganggaran pada unit kerja yang dipimpinnya,” tegasnya.

Musrenbang dijelaskan Wabup, telah diawali dengan kegiatan musyawarah tingkat desa, Kecamatan, dan forum perangkat daaerah tentu melibatkan segenap stackholder. Hal ini mencerminkan mekanisme perencanaan dengan mengedepankan prinsip partisipatif, demokratis, transparan dan Integrated Planning. “Dengan demikian diharapkan akan dapat mengakomodir kepentingan masyarakat bawah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Dompu terus berkomitmen mewujudkan masyarakat Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) seperti tertuang dalam visi Kabupaten Dompu Tahun 2021 –2026.

Pertumbuhan ekonomi Tahun 2023 yang dirilis oleh BPS tercatat tumbuh sebesar 3,17 persen. Meskipun meningkat hanya 0,22 persen dari tahun 2022 yang sebesar 2,95 persen. Namun hal ini menunjukan bahwa aktivitas ekonomi selama tahun 2023 tumbuh lebih baik sejak tahun 2021 dimana pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi minus 3,21 persen.

Tahun 2025 merupakan tahun yang penting dan krusial bagi pembangunan daerah maupun nasional. Dimana pada Tahun 2025 merupakan tahun pertama pelaksanaan RPJPD Tahun 2025-2045.

Disamping itu juga pada Tahun 2025 merupakan Tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2025-2030. Sehingga Tahun 2025 merupakan jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan agar tercapai visi nasional Indonesia Emas 2045, NTB Emas 2045 dan Dompu Emas 2045.

Dalam upaya mencapai visi RPJPD tersebut maka Pemerintah Kabupaten Dompu perlu melakukan langkah-langkah yang strategis untuk menumbuhkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dalam mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas. ” Saya minta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk menyusun rencana program sesuai dengan tujuan pembangunan daerah. Itu harus termuat dalam dokumen RKPD, sehingga nanti bisa selaras dengan program daerah dan nasional,” tutur Wakil Bupati. (DB02)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]