Lampu Jalan di Dompu Banyak yang Tidak Berfungsi

98

DOMPU-Sarana lampu jalan yang disediakan pemerintah disejumlah titik ruas jalan diwilayah Kabupaten Dompu banyak yang tidak berfungsi.

Lampu jalan dimaksud merupakan proyeksi pemerintah beberapa tahun silam. Namun sayang kini kondisi lampu penerangan jalan itu justeru tampak tak berfungsi dan dibiarkan tanpa ada pemeliharaan.

Bahkan lampu jalan tersebut banyak ditemukan terbengkalai begitu saja disejumlah tiang listrik milik pemerintah. Pengamatan media ini, sarana lampu jalan itu tampak terlihat masih lengkap dengan Bohlamnya.

Namun sayangnya ketika malam hari justeru tidak menyala dan tidak berfungsi sama sekali. Pemandangan ini sering dijumpai pada ruas jalan lintas Selaparang Rasanggaro Desa Matua, dan ruas jalan lingkar Balibunga, Kelurahan Kandai Dua.

Kondisi ini pun kerap mengundang sorotan sejumlah warga dan para pengendara yang melintas. Sebab kedua ruas jalan tersebut merupakan akses jalan yang kini cukup strategis digunakan oleh komponen masyarakat dalam beraktifitas. “Sekarang jalan ini makin ramai oleh kendaraan baik pagi maupun malam hari. Pemerintah harus mengaktifkan lampu jalan yang ada biar warga tidak kesulitan beraktifitas dimalam hari,” ungkap Opan salah seorang warga yang tinggal di jalan lingkar Balibunga, saat ditemui media ini, Rabu pagi tadi.

Keluhan warga pun semakin mengemuka, lantaran baru-baru ini terjadi kecelakaan sepeda motor di ruas jalan lintas Selaparang Rasanggaro Desa Matua. Sebuah sepeda motor terjungkal sampai nyebur ke areal persawahan lantaran terjerembab kedalam lubang.”Penyebabnya karena tidak berfungsinya lampu jalan. Pengendara tidak melihat ada lubang tengah jalan, karena malam hari dan suasana gelap. Sebelum banyak jatuh korban pemerintah harus segera bersikap,” tutur Nasaruddin salah seorang warga.

Menanggapi hal itu, Kabag Umum Setda Dompu, Adhar S Sos saat dikonfirmasi media ini membenarkan kondisi yang ada. Menurutnya, banyaknya lampu jalan yang kini sudah tidak berfungsi itu disebabkan keterbatasan anggaran. “Sarana ini semua butuh pemeliharaan. Anggaran untuk ini kami terbatas untuk tahun ini, tahun 2020 kami upayakan maksimal,” katanya.

Meski dengan keterbatasan anggaran. Pihaknya kata Adhar tetap berupaya melakukan perbaikan dan pergantian Bohlam disejumlah titik lampu jalan yang tersebar diwilayah Kecamatan Dompu dan Kecamatan Woja sebahagian. “Ada sekitar 300 titik yang harus ditangani. Dan yang baru tercover tahun ini baru sebahagian. Nanti 2020 insya Allah kita pake lampu LED semuanya,” ujarnya.

Selain minimnya anggaran. Dukungan sarana operasional yang memadai serta perlengkapan tehnis lainnya juga menjadi kendala pihak Bagian Umum dalam melaksanakan kegiatan dilapangan. “Saat ini hanya mobil pick up biasa dan tangga manual yang kita gunakan untuk operasional. Ini juga merupakan sebuah resiko bagi petugas kami dilapangan,” ujar Adhar.

Dengan persoalan yang muncul saat ini. Pihak Bagian Umum berharap adanya kerjasama dan dukungan alokasi anggaran dari pemerintah. “Semoga teman-teman dilegislative bisa melihat secara ril kondisi yang kita alami saat ini,” tutur Adhar. (DB02)

Komentar