Hukum  

Prof. Asep Nana Mulyana di Mata Ketua DPRD Dompu

Ir Muttakun : Sosoknya cerdas, disiplin, rapi dan Selalu Juara 1

Prof Asep Nana Mulyana selalu juara kelas
Ilustrasi

DOMPU – Penunjukan Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Dompu. Di balik pencapaian itu, tersimpan kisah seorang pelajar berprestasi yang telah menunjukkan kualitasnya sejak duduk di bangku SMP Negeri 1 Dompu.

Kesaksian itu disampaikan Ketua DPRD Dompu, Ir. Muttakun, yang merupakan teman sekolah Asep. Selama tiga tahun belajar bersama, Muttakun mengaku menyaksikan langsung bagaimana karakter dan kecerdasan Asep telah menonjol jauh sebelum mengemban jabatan strategis di Korps Adhyaksa.

“Saya mengetahui persis bagaimana Asep Nana Mulyana selama kami sekolah bersama. Beliau sangat cerdas, disiplin, dan selalu tampil rapi. Seragamnya selalu necis, tidak pernah berpakaian sembarangan,” kenang Muttakun kepada DompuBicara.
Menurutnya, hampir seluruh mata pelajaran mampu dikuasai Asep. Dalam setiap diskusi di kelas, Asep dikenal aktif dan selalu menguasai materi yang dibahas.

Besar di Dompu, Asep Nana Mulyana Dipercaya Menjadi Wakil Jaksa Agung RI

Prestasi akademiknya pun sulit ditandingi.

“Selama tiga tahun, dari kelas satu sampai kelas tiga, saya tidak pernah bisa melampaui kemampuan beliau. Saya selalu berada di bawahnya, sedangkan Asep selalu menjadi juara pertama di kelas,” ujarnya.
Kecerdasan Asep, lanjut Muttakun, tidak hanya tercermin dari nilai rapor. Sekolah juga mempercayainya menjadi bagian dari tim Lomba Cerdas Cermat, ajang bergengsi yang saat itu menjadi tolok ukur kemampuan akademik para pelajar.

“Saya pernah satu tim dengan Asep dalam lomba cerdas cermat. Di situ saya melihat langsung bagaimana beliau menguasai hampir semua mata pelajaran. Kemampuan berpikirnya cepat, penguasaan materinya luas, dan itu membuat kami percaya diri saat mewakili sekolah,” kenangnya.
Di luar prestasi akademik, Asep juga dikenal aktif dalam kegiatan olahraga. Bersama Muttakun, ia kerap bermain sepak bola dalam satu tim mewakili kelas. Salah satu pertandingan yang masih diingatnya adalah saat menghadapi kelas yang dihuni almarhum Muhammad ST, yang kemudian dikenal sebagai Kepala BPKAD Dompu.

Bagi Muttakun, jabatan Wakil Jaksa Agung yang kini diemban Asep bukanlah keberuntungan yang datang secara tiba-tiba. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari proses panjang yang telah terlihat sejak masa sekolah.

“Saya melihat jabatan yang diraih Asep hari ini merupakan buah dari kecerdasan, kedisiplinan, kerja keras, dan rasa tanggung jawab yang sudah dimilikinya sejak masih sekolah. Semua itu menjadi bagian dari takdir terbaik yang Allah SWT berikan kepada orang-orang yang bersungguh-sungguh,” tuturnya.
Ia berharap perjalanan hidup Asep Nana Mulyana menjadi inspirasi bagi generasi muda Dompu. Menurutnya, prestasi besar tidak lahir secara instan, tetapi dibangun dari kebiasaan belajar yang tekun, disiplin, menjaga integritas, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk terus berkembang.

“Apa yang diraih Prof. Asep hari ini adalah hasil dari proses panjang yang sudah terlihat sejak beliau masih menjadi pelajar di Dompu. Semoga kisah ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda bahwa dari Dompu pun seseorang dapat mengabdi dan mencapai posisi strategis di tingkat nasional,” pungkas Muttakun.

Peran Strategis Wakil Jaksa Agung, Jabatan yang Kini Diemban Putra yang Pernah Tumbuh di Dompu

Catatan Redaksi
Artikel ini memiliki nilai sejarah karena menghadirkan kesaksian langsung dari teman sekolah Prof. Asep Nana Mulyana. DompuBicara akan terus menelusuri jejak perjalanan Wakil Jaksa Agung RI selama menempuh pendidikan di Dompu, termasuk menghadirkan cerita dari guru, sahabat, dan tokoh-tokoh yang pernah mengenalnya, sebagai bagian dari dokumentasi perjalanan seorang putra yang pernah tumbuh di Bumi Nggahi Rawi Pahu. (Abdul Muis)