Pedagang Minta Los Pasar Baru Segera Ditempati

52

DOMPU-Proyek revitalisasi pasar bawah telah rampung dikerjakan. Los pasar yang baru dibangun itu kini diminta sejumlah pedagang untuk segera dimanfaatkan.

Keinginan para pedagang untuk bisa segera menikmati fasilitas yang disediakan pemerintah itu, lantaran pedagang mengaku sudah tidak merasa nyaman lagi dengan kondisi tempat mereka berjualan saat ini.

Tempat yang digunakan berjualan saat ini merupakan lahan parkir. Ratusan pedagang terutama pedagang sayur mayur, pedagang ikan dan sembako harus berdesak-desakan dilokasi yang menjadi tempat realokasi sementara pedagang saat proses pembangunan proyek Los pasar tersebut.

Selain harus berhimpit-himpitan berjualan ditengah lahan parkir. Sejumlah pedagang pun terpaksa berjibaku dengan para pengguna jalan. Dan akhirnya pun pedagang terpaksa menguasai akses jalan untuk kemudian digunakan sebagai tempat berjualan.

Akses jalan utama yang menghubungkan Lingkungan Kota Baru, Kelurahan Bada dengan wilayah Kelurahan Bali Satu itu pun saat ini ditutup total. “Proyek Los sudah rampung dibangun, kami berharap bisa segera kami tempati untuk berjualan,” pinta para pedagang saat ditemui media ini pagi tadi.

Memasuki cuaca musim hujan saat ini, sejumlah pedagang menuturkan bahwa kondisi yang akan dialami pedagang tentu tidaklah menguntungkan. Sebab, dampaknya akan berimbas pada menurunnya pendapatan pedagang. “Pembeli juga akan sepi karena lokasi tempat kami berjualan, becek dan dianggap tidak sehat. Tentu ini akan merugikan kami sebagai pedagang,” tutur pedagang.

Dengan beberapa pertimbangan tersebut, pedagang meminta pihak pemerintah untuk segera merealakoasikan kembali ke bangunan Los yang telah selesai dikerjakan itu. “Pedagang minta segera dipindahkan ke Los baru. Supaya bisa berjualan dengan nyaman dan aman,” tukas M Saleh salah seorang, pedagang.

Menanggapi adanya permintaan pedagang. Muzakir Akbar, selaku kepala UPTD Pasar Induk Dompu menyatakan, seiring telah selesainya tahap pengerjaan proyek revitalisasi pasar bawah pihak pemerintah memang berencana akan memindahkan kembali para pedagang ke Los baru.

Namun demikian, penuturan Muzakir, rencana itu belum bisa serta merta dilaksanakan lantaran ada keinginan Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin untuk terlebih dahulu melengkapi sarana dan fasilitas pendukung lainnya berupa lapak atau tempat berjualan berbahan besi. “Ini keinginan bapak bupati langsung. Jadi pedagang tidak lagi berjualan di atas lapak berbahan kayu, tujuannya agar tertata dengan rapi. Pedagang dan penjual pun sama-sama merasa nyaman dan aman,” katanya.

Dijelaskan, Los pasar yang baru dibangun itu nantinya akan diprioritaskan bagi sejumlah pedagang yang mengalami direalokasi atau pedagang yang menempati lokasi tersebut sebelum dilaksanakannya proyek. “Sudah kami data semuanya. Memang diprioritaskan untuk mereka. Jadi nanti tidak ada lagi yang berjualan menutup akses jalan, terutama didalam komplek pasar,” tandas Muzakir Akbar.

Muzakir berharap agar para pedagang bisa bersabar untuk sementara waktu sembari menunggu fasilitas lapak yang akan disediakan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sesuai dengan yang dingin bupati. “Insya Allah keinginan teman-teman pedagang segera dipenuhi,” ujar kepala pasar berkepala plontos ini sembari meminta para pedagang agar bisa menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan pasar. (DB02)

Komentar