Mengintip Pondok Petani Untuk Jaga Ladang

0
Ini salah satu potret pondok reot.

DOMPU-Mayoritas masyarakat di Kabupaten Dompu NTB adalah petani. Mereka terdiri dari dua kelompok yakni petani sawah dan petani ladang. Lalu bagaimana kehidupan para petani ladang terutama didaerah pegunungan.

Beberapa tahun terakhir jumlah petani ladang meningkat tajam seiring adanya peluang untuk membuka hutan bahkan kawasan tutupan sekalipun. Dibeberapa area pegunungan petani jenis ini ternyata tidak terlalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan.

Membangun pondok untuk beristirahan dan berteduh rata-rata dilakukan seadanya, reot, bocor dan tak berdinding. Padahal seorang petani minimal memiliki lahan minimal 1-8 hektar bahkan ada yang belasan hektar.

Pondok biasanya digunakan untuk beristrirahat bila capek atau berteduh bila hujan atau tidur untuk menjaga dari serangan hama babi. Tapi pondok rupanya bagi sebahagian petani Dompu hanya formalitas. Karena bila berteduh saat hujan dan angin tetap saja basah dan dihantam angin karena bocor dan dan terdinding.

Malah beberapa petani mengaku tak begitu memperdulikan soal pondok terutama dalam kawasan hutan. Karena mereka biasa istrirahat dan tidur dimana dan kapansaja. Pondok sebenarnya hanya sebagai simbol bahwa dilahan itu sudah ada yang menggarap dan tidak lagi diganggu oleh petani lainya.

Komentar