Korban Digigit Anjing Rabies Bertambah 441 orang, Empat Meninggal Dunia

2

DOMPU,- Sejak di tetapkan sebagai daerah Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh virus rabies beberapa waktu lalu, korban gigitan anjing di Kabupaten Dompu terus meningkat. Data terakhir hari ini, Kamis (31/02) korban mencapai 441 orang dan 4 orang diantaranya meninggal dunia.

Kepala Dinas Peternakan, Muhammad Zaenal Arifin yang ditemui diruangannya mengungkapkan, data korban tersebut tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Dompu.

Tim penanggulangan virus Rabies masih terus melakukan vaksin dan eliminasi terhadap anjing liar yang berpotensi menyebarkan virus rabies.

Dari hasil uji lab di Denpasar Bali, sebanyak 27 sampel anjing yang dikirimkan dari Dompu, didapati 10 anjing diantaranya mengidap virus rabies.

Dari data yang di himpun Dinas peternakan, sejauh ini, pihaknya telah melakukan vaksin terhadap anjing beserta kucing dan sapi yang di gigit anjing, sejumlah 1.434 ekor. Namun langkah vaksin ini dilakukan terhadap anjing yang di pelihara.

Ia juga mengaku, untuk mengurangi populasi anjing yang sangat banyak di Kabupaten Dompu, pihaknya melakukan langkah eliminasi, dengan cara mengurangi jumlah anjing agar menekan potensi penularan virus rabies tersebut.

Eliminasi tersebut gencar dilakukan pemerintah Kabupaten Dompu akhir-akhir ini, mengingat jumlah korban gigitan anjing yang terus bertambah, dan menindak lanjuti pernyataan Bupati Dompu H Bambang M Yasin, 30 hari kedepan Dompu ditargetkan bebas dari rabies.

“Kami juga meminta bantuan dan kerja sama masyarakat, untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap anjing gila”, pungkas Dae Arif panggilan akrab Kadis ini. (DB01)

Komentar