Sikapi Keluhan Petani, Bupati Dompu Gelar Rakor Percepatan Penyerapan Gabah dan Jagung

DOMPU–Menanggapi keluhan para petani terkait rendahnya penyerapan gabah di musim panen, Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas instansi di Ruang Rapat Bupati, Senin (06/04/2026).

Rakor yang dipandu oleh Pj. Sekda Dompu, H. Khairul Insyan, SE., MM., ini bertujuan mencari solusi atas ketidakseimbangan antara produktivitas gabah yang tinggi dengan daya serap Bulog serta mitra kerjanya yang belum maksimal.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati menekankan pentingnya harga jual yang layak demi kesejahteraan petani, terutama di tengah kondisi cuaca panen yang kurang bersahabat.

Hasil pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi penting yang akan segera dieksekusi dalam waktu dekat. Optimalisasi Penyerapan, Bulog mendorong mitra kerja untuk memaksimalkan penyerapan gabah petani di lapangan. Penambahan Alokasi, Bulog membuka ruang penambahan alokasi penyerapan setara beras untuk wilayah Divre Bima yang akan ditindaklanjuti oleh Pemkab Dompu.

Perluas Jaringan, Bulog akan menambah mitra baru guna memperluas jangkauan dan kapasitas gudang. Kompensasi Angkut, Untuk mempercepat pergeseran gabah dari lahan ke gudang, Bulog memberikan kompensasi biaya muat dan angkut sebesar Rp200 per kilogram (termasuk pajak) dengan memberdayakan buruh dan alat angkut lokal.

Verifikasi Gudang, Pemkab Dompu akan mendata lumbung pangan masyarakat dan gudang potensial untuk memperluas daya tampung. Serapan Jagung, Bulog siap menyerap sekitar 19.600 ton jagung petani melalui Silo CDD Kampasimeci yang kini siap beroperasi.
Pengosongan Gudang, Stok jagung tahun 2025 yang masih tersisa akan segera digeser untuk memberi ruang bagi hasil panen baru.

Gratis Surat Jalan, Kapolres dan Dandim 1614/Dompu berkomitmen memastikan tidak ada biaya dalam penerbitan surat jalan jagung dari desa ke gudang. Warga diminta melapor jika menemukan pelanggaran. Peluang MRMP, Kabupaten Dompu berpeluang mendapatkan sarana Modern Rice Milling Plant (MRMP).

Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Mara Kamim Siregar, meminta Pemda segera melengkapi persyaratan administrasi yang dibutuhkan. Hadir dalam rakor tersebut perwakilan dari Kodim 1614/Dompu, Polres Dompu, para Staf Ahli, Asisten, serta kepala OPD terkait seperti Bappeda, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Diskoperindag. Turut hadir pula jajaran pimpinan Bulog Wilayah NTB dan Kantor Cabang Bima beserta para mitra kerja.

Dengan adanya langkah-langkah strategis ini, diharapkan kegalauan petani Dompu terhadap serapan hasil panen dan fluktuasi harga dapat segera teratasi. (DB01)