oleh

Harga Jagung Naik Harga Ayam Potong Ikut Melambung

 

DOMPU-Terjadinya lonjakan harga komoditas jagung pipilan saat ini juga berdampak pada kenaikan harga daging ayam.

Di pasar induk Dompu, harga daging ayam potong saat ini melonjak tajam hingga Rp 50 ribu perkilogram.

Kenaikan harga daging ayam potong dipasaran tentu saja mengagetkan para pembeli maupun pedagang. Sebab harga sebelumnya hanya berkisar dari Rp 38 hingga Rp 40 ribu perkilogram. “Kaget juga harga daging ayam naik drastis,” tutur Verawati salah seorang pembeli saat ditemui media ini dipasar Dompu, Selasa (27/04) pagi tadi.

Kenaikan harga daging ayam saat ini tentu saja dikeluhkan warga. Sebab ditengah pandemi Covid 19 warga mengaku cukup kesulitan secara ekonomi. “Tapi karena kita butuh ya mau nggak mau ya kita belanja juga,” ujar warga lainnya.

Kondisi ini pun rupanya bukan hanya menjadi keluhan bagi pembeli. Tapi juga menjadi suatu persoalan bagi para pedagang ayam di pasar Dompu. “Harga tinggi berimbas sepinya pembeli. Jadi kita juga bisa merugi,” kata beberapa orang pedagang.

Menurut mereka terjadinya kenaikan harga daging ayam ini berlaku secara meluas karena dipengaruhi adanya kenaikan bahan baku pakan ternak yakni jagung. “Ini pemicu naiknya harga daging ayam,” tutur pedagang.

Terjadinya lonjakan harga daging ayam potong juga dibenarkan kepala UPTD Pasar Dompu Muzakir Akbar SE.

Menurut dia, kenaikan harga daging ayam potong di pasar Dompu telah terjadi sejak awal bulan Ramadhan. “Seiring naiknya harga biji dunia cukup berpengaruh terhadap harga jagung petani, ini berimbas naiknya harga pakan ternak dan berdampak naiknya harga daging ayam,” jelas pria berkepala plontos itu.

Tidak hanya daging ayam yang mengalami lonjakan harga. Komiditi telur ayam ras juga ikut naik harganya. Kini harga telur perbutir Rp 1.600 rupiah dari harga sebelumnya Rp 1.200 rupiah. (DB02)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam pemilihan kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed