Disorot! Antrean Panjang di Pelabuhan Poto Tano, Warga Keluhkan Lambatnya Penyeberangan

Antrian panjang masih saja terjadi di Pelabuhan Khayangan Lombok// FOTO ILUSTRASI

Labuhan Kayangan — Antrean panjang kembali terjadi di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Minggu (5/4/2026). Ratusan kendaraan, mulai dari truk fuso, truk tronton, bus antar kota antar provinsi (AKAP), kendaraan pribadi hingga sepeda motor, tampak memenuhi dermaga tunggu untuk menyeberang menuju Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa.

Kondisi tersebut memicu keluhan dari para penumpang yang ingin segera melanjutkan perjalanan. Tidak hanya penumpang bus, para sopir truk juga mengeluhkan lamanya waktu antre yang mencapai berjam-jam.

Menanti Jembatan Selat Alas, Antara Mimpi Megah dan Realitas yang Menguap

Di lokasi, situasi antrean bahkan sempat diwarnai upaya negosiasi. Media ini mendapati seorang sopir truk tronton mencoba meminta prioritas kepada petugas pelabuhan agar didahulukan. Namun, dua petugas yang berjaga menolak dengan tegas namun tetap persuasif.

“Tidak bisa, mas. Nanti semua protes kalau kami mendahulukan yang di belakang,” ujar petugas.
Sementara itu, seorang ibu yang tampak kelelahan duduk di pagar pembatas pelabuhan mengaku harus menunggu hingga 3–4 jam.

“Apa masalahnya sampai antrean panjang begini?” keluhnya sambil memangku anaknya.
Hal serupa disampaikan salah seorang sopir bus, Abdurrahman. Ia mengatakan kondisi antrean panjang tidak selalu terjadi, namun muncul pada waktu-waktu tertentu.

“Tidak selalu begini, tapi kadang terjadi. Mungkin kapalnya terbatas karena sebagian masuk dok,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ratusan truk fuso dan tronton dalam kondisi kosong maupun terisi terlihat terparkir memanjang di area bagian timur pelabuhan. Diperkirakan, truk-truk besar tersebut akan menyeberang ke Pulau Sumbawa untuk mengangkut komoditas jagung dan ternak sapi yang selanjutnya didistribusikan ke Pulau Jawa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola pelabuhan terkait penyebab pasti antrean panjang tersebut. (DB01)