Ini Sejarah Pasar Wodi Yang Terbakar

189

DOMPU–Masyarakat Dompu dan Bima cukup mengenal pasar yang satu ini, namanya pasar WODI terletak di Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB, pasar ini mulai tumbuh diera tahun 80-an setelah pasar Rasanggaro perlahan-lahan ditinggalkan.

Tidak ada yang mengetahui siapa yang memberi nama pasar Wodi ini, tetapi kemunculanya spontan tempat beberapa orang berdagang beras, ikan, sayur dan semacamnya. Lokasinya tepat dibawah sebuah Pohon Wodi yang cukup rindang dan menyejukan.

Pasar tradisional ini mulai mendapat tempat diera tahun 80-an setelah terjadi relokasi perpindahan pasar rasanggaro dari utara jalan ke selatan jalan. Rupanya perpindahan pasar yang hanya diseberang jalan itu cukup berpengaruh bagi pertumbuhan pasar Wodi.

Tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya para pedagang bisa berpindah, padahal relokasi dan perpindahan pasar justru semakin meningkatkan infrastruktur pasar Rasanggaro, bahkan dibuatkan pertokoan permanen dan terminalnya. Faktanya meski pasar Rasanggaro dibangun lebih moderen tetapi pedagang lebih memilih hengkang dan berjualan dipasar Wodi yang sempit dan tak terurus.

Pemerintah tak setuju dengan perkembangan pasar Wodi, berulang kali pemerintah berusaha mengusir mereka dan mengembalikan ke pasar Rasanggaro, tetapi usaha itu sia-sia saja, karena pedagang tetap ngotot bertahan sampai akhirnya pemerintah sendiri menyerah dan membiarkan para pedagang berjualan disitu.

Dari tahun ketahun pasar itu terus menunjukan geliat pertumbuhan, jualan yang murah meriah untuk pakaian serta tersedianya sayur dan ikan yang segar membuat masyarakat sekitar menggemarinya.

Berada dilokasi yang sempit dengan luas sekitar 10 are membuat para pedagang memanfaatkan sebahagian bahu jalan. Akibatnya jalan macet setiap pagi dan sore karena dipenuhi warga yang berbelanja.

Sibuknya aktifitas pasar Wodi membuat harga rumah dan tanah disekitar itu selangit bahkan menjadi harga tertinggi di Kabupaten Dompu. Bahkan pengusaha berani membayar Rp 250 juta tanah yang tak sampai luasnya tam sampai 1 are disekitar itu untuk tempat usaha.

Kini pasar itu telah hangus terbakar, untuk sementara 1-2 hari mendatang tak mungkin ada aktifitas karena sudah tidak ada tempat lagi. Tinggal kita menunggu usaha pemerintah seperti apa dalam menyikapi musibah yang diderita masyarakat. (01)

Foto aktifitas pasar Wodi sebelum terbakar.

Komentar