Dikes dan PDAM Langsung Respon Keluhan Air Kotor

Pantauan IPA Selaparang Dompu
Foto, Tampak Direktur PDAM dan Pejabat Fungisional Dikes sedang memantau pengolahan air

DOMPU-Dinas Kesehatan dan PDAM Dompu langsung merespon keluhan warga terhadap persoalan air yang diduga tak layak dikonsumsi. Pejabat Fungisional Dikes Dompu Arifuddin,SKM  dan Direktur PDAM H Didi Wahyuddi,SE meninjau langsung kondisi Instlasi Pengolahan Air (IPA) yang terletak di Dusun Selaparang Desa Matua, Kamis,16 Juni 2026.

Disana mereka melihat sistem pengolahan air yang akan didistribusikan kepada pelanggan. Soal ketersediaan air yang berasal dari bendungan Mila dinilai cukup melimpah, hanya saja dalam pengolahanya belum maksimal karena keterbatasan anggaran.

Direktur PDAM Dompu H Didi Wahyuddin SE mengemukakan pasca beralihnya sumber air dari dusun Kamudi ke Dam Mila, kondisi airnya sangat stabil malah berlebih. ”Tetapi kita terbatas anggaran dalam mengolah air ini,” ujar H Didi.

Kondisi ini kata dia, sebenarnya sudah lama dan pihaknya telah berulang kali menyampaikanya pada pemerintah. Namun sejauh ini belum ada respon yang memadai hingga munculnya sejumlah keluhan pengguna air.

Dikatakan H Didi yang baru beberapa bulan menjabat ini pemerintah hendaknya memperhatikan hal ini, karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat maka pemerintah hendaknya memncurahkan perhatianya. ”PDAM jangan dipandang pada sisi bisnisnya, tetapi yang diembanya lebih banyak kesoal sosial,” tegasnya.

Karena itu diminta secara khusus kepada tiga instansi yang berkaitan dengan PDAM, Dinas PU, Dinas Kesehatan dan BPBD agar sedapatnya membantu PDAM sehingga dapat menghasilkan air bersih yang layak dikonsumsi masyarakat.

Sementara Pejabat Fungisional Dikes Arifuddin, SKM menyatakan kesiapanya untuk mendampingi PDAM terutama berkaitan kelayakan air yang akan didistribusikan kepada pelanggan.

Pihaknya akan secara berkala melakukan uji laboratium untuk memastikan kondisi air yang akan didistribusikan kepada pelanggan. Karena prinsipnya kata Arif air yang sehat pasti akan menghasilkan manusia yang sehat pula. (DB01)