DOMPU-Ribuan kemiri siap ditanam oleh Balai Taman Nasional Tambora. Saat ini 5 ribu bibit pohon kemiri rencananya akan dibagikan kepada sejumlah warga kelompok binaan kantor Balai Taman Nasional Tambora.
Adapun warga binaan yang bakal menerima bantuan bibit Kemiri yakni mereka yang selama ini mendiami wilayah zona khusus.
Untuk diketahui, di dalam kawasan Taman Nasional Tambora, terdapat dua zona khusus yakni di Dusun Karyasari dan Dusun Tompo.
Kedua zona khusus ini masuk dalam wilayah kerja Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I yang meliputi wilayah administratif Kecamatan Kempo dan Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, NTB. “Kita ada siapkan 5 ribu bibit Kemiri. Ini wujud komitmen TN Tambora melalui program pemberdayaan masyarakat,” ungkap Kepala Balai Taman Nasional Tambora, Abdul Aziz Bakry SPi, MSi.
Upaya pemberdayaan kepada warga kelompok binaan, menurut dia bukan hanya pada saat ini dilaksanakan. Namun kegiatan itu telah lama berlangsung sejak lama di semua wilayah yang menjadi kewenangan pengelolaan Balai Taman Nasional Tambora.”Bukan hanya pengolahan biji kopi dan produksi jamu jahe merah. Kita sekarang akan kembangkan tanaman Kemiri Tambora,” paparnya.
Memaksimalkan program sejuta pohon Kemiri di TN Tambora. Pihaknya, kata Aziz, beberapa waktu lalu melaksanakan kegiatan studi tiru ke wilayah pegunungan Padende, Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima.
Di ketinggian 1000 Mdpl itu, banyak hal yang dipelajari dari warga dan kelompok tani hutan (KTH) Mada Rida, tentang pengembangan komoditi tanaman Kemiri. Mulai dari cara menanam, memupuk dan memungut (Panen,Red) hingga pemasaran. “Minim biaya produksi. Mudah dirawat. Nilai ekonomis tinggi. Dan pohonnya berfungsi nyerap air,” tutur Abdul Aziz.
Dengan potensi itu, Balai Taman Nasional Tambora, dalam waktu dekat akan mengajak kelompok binaan nya untuk melihat kebun Kemiri yang ada di puncak Padende. Sekaligus belajar secara langsung kepada para petani disana. (DB02).













