DOMPUBICARA.COM – Persaingan cabang olahraga catur pada Porprov XII NTB 2026 semakin memanas. Dua nomor telah melahirkan juara berbeda. Ardiansyah dari Kabupaten Dompu sukses merebut medali emas catur kilat 3 menit, sementara Edyson dari Kabupaten Bima menjadi yang terbaik di nomor catur cepat 15 menit.
Kini, perhatian pecinta catur tertuju pada nomor paling bergengsi, yakni catur standar (klasik).
Mengenal Ardiansyah Si Raja Pikir Tercepat, Raih Emas Pertama Dompu di Porprov NTB
Hingga memasuki babak kelima dari total tujuh babak, persaingan menuju medali emas masih terbuka lebar. Ardiansyah dan Edyson sama-sama memimpin kelompok teratas dengan 3,5 poin, menjadikan keduanya sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara.
Menariknya, kedua pecatur ini telah saling berhadapan pada babak sebelumnya dan pertandingan berakhir imbang (remis). Hasil tersebut membuat tidak ada satu pun yang berhasil unggul dalam duel langsung.
Dengan tiga babak tersisa, setiap langkah kini memiliki arti penting. Satu kemenangan dapat mengubah peta persaingan, begitu pula satu kekalahan yang bisa menggeser posisi dari papan atas.
Ardiansyah dikenal memiliki naluri menyerang yang tajam. Gelar juara di nomor kilat menunjukkan kemampuannya mengambil keputusan cepat dan memanfaatkan setiap peluang sekecil apa pun.
Sebaliknya, Edyson tampil konsisten sepanjang turnamen. Gelar juara nomor cepat menjadi bukti kemampuannya menjaga keseimbangan antara strategi, ketelitian, dan pengelolaan waktu. Karakter seperti ini kerap menjadi modal penting dalam catur klasik yang menuntut kesabaran dan akurasi tinggi.
Meski demikian, hingga saat ini sulit menunjuk satu nama sebagai favorit tunggal. Dengan poin yang sama dan hasil pertemuan langsung yang berakhir remis, peluang keduanya masih relatif berimbang.
Selain hasil pertandingan, faktor tie-break juga berpotensi menjadi penentu apabila beberapa pemain menutup turnamen dengan poin yang sama. Karena itu, setiap kemenangan pada tiga babak terakhir akan sangat berharga.
Apakah Ardiansyah mampu menambah koleksi emas bagi Dompu? Ataukah Edyson melengkapi prestasi Bima dengan merebut gelar catur klasik?
Jawabannya akan ditentukan dalam tiga babak penutup yang diperkirakan menjadi sajian paling menarik di arena catur Porprov XII NTB 2026.
Dua emas telah terbagi. Satu mahkota lagi masih diperebutkan. Siapa yang akan menjadi Raja Catur Klasik NTB? (Abdul Muis)







