Bosan Dipalak, Sopir Bus Calabai Hajar Preman Manggelewa Pakai Pipa Besi

15
Zulfikar yang tengah dijenguk Kapolsek Manggelewa

DOMPU-Diduga bosan sering dipalak oleh preman sopir Bus Latonda jurusan Calabai-Lombok Fathul Azis menghajar Zulfikar dengan pipa besi hingga tersungkur dan terluka. Tidak itu saja datang lagi teman Fathul Azis, Amrullah menghantam tubuh korban dengan balok.

Kejadian itu berlangsung Selasa siang 22/1/2019 sekitar pukul 13.30 Wita diterimal Manggelewa Kabupaten Dompu NTB. Usai mengeroyok dua pelaku langsung melarikan diri dengan bus dan langsung menyerahkan diri di Polsek Kempo. Sementara Zulfikar yang mengalami luka dibawa ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan.

Informasi yang diperoleh kejadianya berawal dari kehadiran Zulfikar ke terminal Manggelewa. Dengan parang dipinggang Zulfikar meminta uang sebesar Rp 50 ribu kepada sopir bus yang baru masuk diterminal.

Karena tidak ada penumpang dan tidak memiliki uang permintaan itu tidak dipenuhi. Zulfikar marah dan mendorong Fathul Azis. Saat itu Azis belum memberikan perlawanan sambil menawarkan rokok saja karena tak punya uang. ”Kalau mau rokok ambil saja, nanti saya yang bayar,” ujarnya.

Tetapi Zulfikar tetap tidak mau dan memaksa untuk meminta uang. Tak tahan Azis berlari menuju mobil dan mengambil sebatang pipa besi. Dengan besi itu dia menyerang Zulfikar yang bersenjata parang dan mengenai pinggang hingga tersunggur.

Rekan Azis datang membantu dan memukulkan balok kayu ketubuh Zulfikar, usai itu mereka melarikan diri dengan bus dan meminta perlindungan ke Polres Kempo.

Keluarga Zulfikar membawa korban ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan, kasus tersebut sepenuhnya diserahkan keaparat hukum untuk diselesaikan.

Kapolsek Manggelewa Iptu Ramli membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut dan kini kasusnya telah ditangani oleh Polres Dompu untuk diselidiki lebih lanjut. (DB03)

Komentar