Ketika Kasus Camat Pajo Masuk Meja Komisi III DPR-RI (2)

Apakah Dugaan Ini Akan Dibuka atau Diredam?

Dugaan camat di peras, dibuka atau diredam?

DOMPU-Dugaan keterlibatan tiga oknum aparat Kejaksaan Negeri Dompu membuat perkara ini tidak lagi sederhana. Angka “tiga” itu penting. Karena jika benar, ini bukan lagi soal satu orang yang menyimpang. Ini sudah menyentuh kemungkinan pola.

Dan setiap pola, jika tidak diputus, akan berulang. Pertanyaannya kini bukan sekadar apa yang terjadi, tetapi apakah semua akan diungkap apa adanya?. Ketika Kasus Camat Pajo Masuk Meja Komisi III DPR-RI (I)

Semua perkara besar selalu berada di persimpangan yang sama, dibuka atau diamankan. Dibuka berarti berani menghadapi risiko. Diamankan berarti memilih kenyamanan.

Kini, pilihan itu ada di tangan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat. Apakah akan membiarkan fakta berbicara?, atau justru menyusun ulang cerita agar tampak selesai?

Sorotan Senayan Bukan Basa-basi, masuknya perkara ini ke meja Komisi III DPR RI bukan sekadar formalitas. Itu pengawasan, artinya, langkah akan dilihat, keputusan akan dinilai dan kejanggalan akan terasa.

Dalam situasi seperti ini, menutup-nutupi bukan hanya sulit, tetapi berisiko membuka masalah yang lebih besar. Publik Ingin Melihat, bukan mendengar, publik hari ini tidak lagi puas dengan pernyataan normatif.

Publik ingin melihat, siapa diperiksa, apa yang digali dan dan bagaimana hasilnya. Kepercayaan tidak dibangun dari kata-kata, tetapi ia lahir dari keterbukaan.

Ada satu hal yang sering tidak disadari, keberanian itu menular. Jika satu orang berani bicara, yang lain akan ikut. Jika satu kasus dibuka terang, kasus lain akan ikut terbuka.

Tiga Oknum Jaksa Diduga Peras Camat Pajo, Masuk Meja Komisi III DPR RI

Sebaliknya, jika satu saja ditutup, yang lain akan belajar untuk diam. Kasus Camat Pajo hari ini bukan hanya tentang dugaan tiga oknum. Ia adalah cermin, cermin tentang bagaimana hukum diperlakukan, cermin tentang apakah kita berani jujur.

Dan kini pertanyaannya semakin tegas, apakah kebenaran akan dibuka atau kembali disimpan rapi?