DOMPU — Pelayanan kesehatan tidak selalu harus menunggu masyarakat datang ke Puskesmas. Di Desa Matua, Kecamatan Woja, BLUD UPTD Puskesmas Dompu Barat justru membawa berbagai layanan kesehatan lebih dekat ke tengah masyarakat.
Sebanyak 250 warga menjadi sasaran kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di Dusun Selaparang Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu)
Berbagai layanan diberikan secara gratis, mulai dari sunatan massal, pengobatan gratis, pemeriksaan mata hingga pemberian kacamata gratis. Kehadiran layanan secara langsung di desa membuat masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan dan pelayanan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan untuk setiap kebutuhan tersebut. (Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu)
Bukan Hanya Pengobatan
Kegiatan di Desa Matua tidak berhenti pada pelayanan pengobatan. Tim Puskesmas Dompu Barat juga menyasar peserta didik melalui kegiatan edukasi kesehatan. Anak-anak mendapatkan pengolesan fluor dan mengikuti sikat gigi massal, sementara edukasi kesehatan dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba bagi generasi muda turut diberikan. (Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu)
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan menangani orang yang sudah sakit, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mampu menjaga kesehatan sejak dini.
Bagi anak-anak, misalnya, pembiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari upaya promotif dan preventif. Demikian pula edukasi tentang bahaya narkoba diarahkan untuk memperkuat pengetahuan generasi muda sebelum mereka berhadapan dengan risiko tersebut.
Sisi lain yang menarik dari kegiatan ini adalah perhatian terhadap pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang telah mandiri.
Puskesmas Dompu Barat memberikan bantuan sembako kepada mereka sebagai bentuk kepedulian dan dukungan sosial. (Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu)
Langkah ini memperlihatkan bahwa pelayanan kesehatan juga memiliki dimensi sosial. Pasien yang telah mampu menjalani kehidupan secara lebih mandiri tetap membutuhkan dukungan lingkungan agar proses pemulihan dan keberfungsiannya di tengah masyarakat dapat terus dipertahankan.
Mendekatkan Pelayanan ke Masyarakat
Kepala BLUD UPTD Puskesmas Dompu Barat, Mujakir, SKM, mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari komitmen Puskesmas Dompu Barat untuk terus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu)
Pernyataan tersebut menjadi penting karena pelayanan kesehatan primer pada dasarnya bukan hanya tentang fasilitas dan tenaga kesehatan yang tersedia di gedung Puskesmas. Jangkauan pelayanan juga menentukan apakah masyarakat dapat memperoleh akses kesehatan secara mudah dan tepat.
Melalui kegiatan seperti ini, Puskesmas dapat hadir langsung di lingkungan masyarakat, sekaligus melihat kebutuhan kesehatan warga secara lebih dekat.
Dari Bakti Sosial ke Kesadaran Kesehatan
Antusiasme sekitar 250 warga yang hadir menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang dibawa langsung ke desa memiliki daya jangkau yang cukup besar.
Namun, nilai kegiatan tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah warga yang dilayani.
Yang lebih penting adalah bagaimana pemeriksaan, pengobatan, edukasi kesehatan, pemeriksaan mata, pelayanan anak, hingga dukungan sosial kepada kelompok rentan dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kebiasaan hidup sehat di masyarakat.
Karena itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimanfaatkan Puskesmas Dompu Barat bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan pelayanan kesehatan secara lebih dekat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. (*/Adv)







