Kenangan Berhaji Diwawancarai Wartawan

85

Jeddah, 1/12/2007 (MCH) – Kloter 42 Jamaah Calon Haji dari Propinsi Nusa Tenggara Barat (JCH NTB) yang diterbangkan dalam gelombang dua, 30 Nopember langsung memakai pakaian ihram dari embarkasi Surabaya. Pesawat Saudi Arabia Air Line dengan nomor penerbangan 5069 mendarat mulus di Bandara King Abdul Azis Jeddah pukul 11.20 WAS.

Abdul Muis Kepala Biro Harian Pagi Lombok Post Kabupaten  Dompu tampak berada dalam rombongan jamaah dari Pulau  Lombok dan Pulau Sumbawa tersebut. ‘’ Alhamdulillah perjalanan cukup lancar dan kami semua tiba disini dalam kondisi sehat,’’ ujarnya begitu keluar pintu Bandara King Abdul Azis di Jeddah.

Hanya saja Muis menyesalkan masih lolosya jamaah yang dinilai kurang sehat, sebab ketika dalam penerbangan  (dalam pesawat red-), satu orang jamaah uzur dari Pulau  Sumbawa sempat histris , jamaah berusia sekitar 75 tahun itu diduga mengalami sakit ingatan.

“Saya tidak mengerti mengapa Dinas kesehatan bisa meloloskan orang sakit, padahal sesuai ketentuan dan  persyaratan yang dikeluarkan pemerintah, orang yang  berhaji harus sehat fisik dan mental, kenyataannya ada orang sakit ingatan juga bisa lolos tandasnya.

Wartawan senior Lombok Post ini meminta agar pemerintah lebih serius khususnya Dinas Kesehatan NTB agar lebih  serius menangani kesehatan calon jamaah. “Masalah ini  jangan dianggap remeh, jamaah sakit jangan ditulis sehat itu tidak benar,” sentilnya.

Menurutnya persoalan itu bukan saja menimpa jamaah NTB, tapi juga terjadi di daerah lain seperti lolosnya beberapa  jamaah hamil. ‘’Berati dalam pemeriksaan kesehatan jamaah secara nasional ada yang tidak beres, ‘ungkapnya lagi.

Pada penerbangan gelombang pertama, sebanyak 23 kloter, pertama mendarat di King AbdulAzis Jeddah rombongan dari  kloter 39 Surabaya, langsung disambut Kepala Daerah Kerja (Daker) Jeddah, Cepi Supriatna. Cepi menyatakan terima kasih dan kloter dari Jawa Timur itu patut menjadi contoh, selain menggunakan pakaian ihram dari embarasi, rombongan ini dipuji karena rapi termasuk pengepakan kopernya.

‘’ saya berterima kasih, saya kira kloter 39 patut menjadi contoh dan akan kami sampaikan ke Jakarta karena rapi dan  teratur, ‘’ujar Cepi seraya berdoa agar semua jamah haji Indonesia sehat wal afiat dan kembali ke tanah air dengan selamat dan pulang membawa haji mabrur.

Adapun kloter yang mendarat pada hari pertama gelombang kedua, adalah rombongan dari jawa Timur, Jambi, Sulawesi Tengah, NTB, Jawa Tengah, Jawa Barat, sumatera Utara, Jabar, Sumsel bergabung Bangka Belitung, Banten, Aceh, Sumatera Barat dan Sulawesi selatan.(ulu/mch)

Dikutip dari: http://kalsel.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=14409

Komentar