MATARAM — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung 2027. Seluruh Cabor yang akan berlaga telah rampung diseleksi, termasuk cabor catur yang menjadi andalan dalam setiap Porwanas melalui event Powarda.
Hasil seleksi ini ditargetkan mampu kembali mengharumkan nama NTB di kancah olahraga nasional antarwartawan. Mengingat catatan gemilang pada Porwanas 2024 di Kalimantan Selatan (Kalsel), kontingen PWI NTB berhasil menduduki peringkat nomor 3 nasional. Salah satu penyumbang medali terbesar dalam torehan sejarah tersebut berasal dari cabor catur, dengan koleksi 2 medali emas, 1 perak, dan 5 perunggu.
Koordinator Catur PWI NTB, H. Abdul Muis, menyatakan bahwa olahraga olah pikir ini diharapkan mampu mengulangi, bahkan melampaui kesuksesan di Porwanas sebelumnya. Muis meyakini, skuad catur yang akan diberangkatkan ke Lampung pada tahun 2027 nanti jauh lebih solid dan berkualitas.
“Proses seleksi kali ini berjalan sangat ketat untuk menjaring potensi terbaik. Kita mengombinasikan pengalaman para atlet senior yang berlaga di Kalsel dengan ketajaman strategi dari wajah-wajah baru yang lolos seleksi,” ujar Abdul Muis.
Menurut Muis, evaluasi menyeluruh dari hasil Porwanas Kalsel menjadi dasar utama dalam menyusun komposisi tim saat ini. Fokus persiapan ke depan tidak hanya bertumpu pada kemampuan teknis di atas papan, melainkan juga pada penguatan mental bertanding serta soliditas internal tim.
Sementara itu, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, menegaskan bahwa Porwanas Lampung 2027 akan menjadi ujian nyata bagi seluruh kontingen Bumi Gora. Ia menyadari bahwa mempertahankan peringkat 3 besar nasional bukanlah perkara yang mudah, terlebih untuk meningkatkannya.
Meski demikian, Iklik panggilan akrab Ketua PWI ini merasa optimistis target tersebut bukan hal yang mustahil untuk digapai jika seluruh elemen bergerak dengan visi yang sama.
“Catatan prestasi di Kalsel tidaklah mudah untuk dipertahankan, apalagi ditingkatkan. Tetapi dengan semangat bersama dari seluruh atlet yang akan berlaga, hal itu tidak sulit. Kita harus memiliki semangat yang sama untuk terus meningkatkan prestasi,” tegas Ahmad Ikliluddin.
Untuk melecut motivasi bertanding para jurnalis olahraga, Iklil membeberkan bahwa PWI NTB tengah menyiapkan skema stimulus berupa bonus bagi para peraih medali. Selain internal organisasi, pihaknya juga akan membangun komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB agar kebijakan pemberian bonus serupa pada Porwanas Kalsel 2024 lalu dapat kembali dikucurkan.
“PWI NTB akan menyediakan bonus bagi atlet yang mampu meraih medali. Sekaligus, kami juga mendorong dan bekerja sama dengan Pemprov untuk kembali mengucurkan bonus kepada atlet peraih medali, sebagaimana yang telah sukses direalisasikan pada Porwanas Kalsel 2024 lalu,” pungkasnya. (DB01)













