Panitia Pilkades Diminta Profesional dan Netral

0

DOMPU-Ketua DPRD Dompu Yuliadin SSos meminta panitia Pilkades serentak untuk bersikap profesional dan netral. Selain itu, panitia juga harus mampu menciptakan suasana damai. Meredam tindakan-tindakan yang dapat memicu terjadinya konflik antar pendukung.

“Pilkades serentak sangat berpotensi menimbulkan konflik, untuk itu panitia harus netral dan profesional. Jangan memihak pada salah satu calon,” tegas Yuliadin saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/9).

Ketua DPRD yang akrab disapa Bucek ini menegaskan, Pilkades serentak kali ini merupakan terbesar selama beberapa tahun terkahir. Antusias masyarakat menjadi calon Kades sangat tinggi, sehingga persaingan tentunya semakin ketat.

“Kesuksesan Pilkades tergantung kinerja panitia. Apabila ada sikap keberpihakan atau terbuka memberikan dukungan, maka tidak menutup kemungkinan akan memicu terjadinya masalah,” ungkapnya.

Selain itu menurut Bucek, beberapa hal yang juga rawan munculnya persoalan, yakni sikap ego sentris panitia. Karena tidak sedikit panitia yang menafsirkan sendiri aturan maupun tata cara Pilkades tanpa mengkonfirmasi pada pihak yang lebih tahu.

Misalnya, dalam aturan calon kades hanya diminta untuk mengumpulkan ijazah SMA. Maka, tidak perlu lagi ada syarat mengumpulkan ijazah SMP.

“Ini yang rawan sekali terjadi. Karena panitia terlalu pintar menafsirkan aturan. Saya minta panitia berpegang teguh pada Perda maupun Perbub,” cetusnya.

Saat ini tahapan-tahapan Pilkades serentak sedang berlangsung, dan sudah memasuki tahap pencalonan di masing-masing desa. Tercatat ada 33 desa yang ikut meramaikan Pilkades serentak yang direncanakan pada November mendatang.

Menjelang pemilihan, diharapkan regulasi pelaksanaan Pilkades serentak bisa disosialisasikan ke masyarakat secara baik. Begitu juga para calon Kades, wajib mengetahui aturan pelaksanaan Pilkades tersebut.

“Saya harapkan Pilkades serentak ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses dan lancar. Begitupun pihak keamanan agar tetap siaga mengawal selama Pilkades,” pungkasnya. (DB03)

Komentar