Pembelian Mobdis Pejabat Dompu Diduga Tak Dianggarkan

113

DOMPU—Pembelian empat unit mobil dinas yang diperuntukan Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan PKK dengan pagu anggaran satu miliyar lebih diduga tak dianggarkan dalam APBD Dompu tahun 2012. Akibatnya DPRD bereaksi dan akan mempersoalkan hal itu.

Salah seorang anggota Banggar DPRD Dompu Drs Syafrin AM menyatakan hasil klarifikasinya dengan rekan-rekan dibanggar tidak pernah dibahas untuk pembelian mobil dinas bagi para pejabat, karena tidak pernah dibahas maka tentu merupakan pelanggaran. ‘’Pembelian mobil dinas pejabat tak pernah dibahas, kita akan persoalkan hal ini,’’ tegas Syafrin AM yang juga ketua DPD Partai Golkar Dompu ini.

Menurut Syafrin pembelian empat unit mobil hanya menghambur-hamburkan uang Negara, karena kondisi mobil para pejabat yang akan dibeli rata-rata baru dan belum perlu diganti. Apalagi ketua DPRD dikatakan Syafrin kini memiliki tiga mobil dinas, kalau ditambah satu lagi maka menjadi empat unit. ‘’Ini namanya menghambur-hamburkan uang Negara,’’

tandasnya. Karena itu fraksi Golkar akan bersikap membawa kasus itu keranah hukum untuk diproses, karena kalau dibiarkan maka sangat merugikan daerah ditengah kondisi yang serba kekurangan. Menurutnya masih banyak persoalan yang harus diselesaikan dengan ketersediaan dana, bahkan ekstrim Syafrin menyebut dana pembelian mobil dinas itu lebih baik dibayar kepada sejumlah pemilik uang yang dipinjam oleh pemerintah.

Secara terpisah Kabag Umum Pemkab Dompu M Amin Sos yang dikonfirmasi mengakui pengadaan empat unit kendaraan jenis Fortune tiga unit untuk Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD sementara satu unit lainya jenis Inova yang diperuntukan PKK. Soal dugaan tak dibahas dalam APBD 2012 menurut Amin sesuatu yang tidak mungkin karena menelan anggaran satu miliyar lebih. ‘’Jangankan untuk pembelian mobil, beli laptop saja dibahas habis di DPRD,’’ pungkas Amin.

Kondisi mobil untuk Bupati dan Wakil Bupati diakuinya memang sudah waktunya harus diganti, bahkan beberapa kali mobil Bupati mengalami kerusakan saat dalam perjalanan. Sedangkan mobil yang ada di Ketua DPRD nantinya setelah mobil fortune baru diserahkan maka mobil jenis panter yang kini berada di ketua akan dikembalikan.

Sementara Ketua DPRD Rafiuddin H Anas SE menyatakan apa yang diungkap oleh anggota Drs Syafrin AM mengada-ada, sebab tak mungkin dengan anggaran yang miliyaran tidak dibahas dalam APBD 2012.

Dia sangat menyayangkan sikap anggotanya yang mempersoalkan hal itu karena menurutnya tidak berdasar. Dia mengakui memang saat ini memiliki tiga mobil, mobil panther adalah pinjaman mobil komisi sedangkan mobil sedan EA 2 adalah mobil Ikatan Istri DPRD (Iswara) sedangkan satu lagi adalah mobil operasional.

Dia mempertanyakan apakah ketua DPRD tak berhak memakai mobil karena anggota saja seperti Syafrin AM juga menguasai dua mobil dinas.

Komentar