Wow, PDAM Dompu Rugi Capai Rp 9 M

356

DOMPU-Kabar mengejutkan datang dari tubuh Perusahaan Daerah AirMinum (PDAM) Kabupaten Dompu. Akibat maraknya sambungan ilegal, PDAM mengalami kerugian mencapai 9 miliar.

Kepala PDAM Dompu Syamsul Huriah SSos mengungkapkan, maraknya ilegal conection dan meter tak terbaca disejumlah pelanggan, kerugian PDAM terus membengkak setiap tahun. Mulai berdirinya PDAM sejak 1985 hingga saat ini kerugian sudah tercatat hingga 9 milyar.

“Kerugian terbanyak terjadi pada tiga empat tahun terakhir,”jelasnya pada Radar Dompu, kemarin.

Dia mengaku, belakangan ini pihaknya banyak menemukan pelanggan yang ilegal dan manipulasi meter air di sejumlah Desa dan kelurahan. Bahkan para pelaku tersebut sudah diamankan dan diberikan pembinaan. Seperti di Kelurahan Bali Satu, Monta Baru, Simpasai, Kandai Dua, Desa Matua dan beberapa desa lainnya.

“Itu hasil cek kami di lapangan. Akibat saPDAMmbungan liar, debit air PDAM yang hilang cukup besar,” ungkapnya.

Dia mengatakan, di Dompu ada sekitar 1.000 pelanggan. Sementara yang bermasalah atau tidak terdata mencapai 300 pelanggan.

“Jika yang bermasalah ini bisa kita benahi, maka kita bisa menutupi biaya produksi PDAM,” aku Syamsul.

Diungkapkannya, guna memberantas illegal connection pihaknya terus menjalin kerjasama dengan Polres Dompu. Hal itu dilakukan agar pelanggan yang ketahuan melakukan sambungan liar bisa diproses secara hukum.

“Pertama kita imbau dulu. Jika mereka tidak mengindahkan maka kami tindak secara hukum,” pungkasnya. (jw)

Komentar