Molornya APBD-P DPRD dan TAPD saling Menyalahkan

86

dompu-pembahasan APBD-P tahun 2017 molor,  hingga pertengahan Oktober ini belum ada tanda-tanda penyelesaian.

Dua lembaga yang bertanggung jawab DPRD dam tim Anggaran pemerintah daerah (TAPD) saling menyalahlan.

Pihak DPRD menuding tidak ada niat baik dari ketua TAPD H agus Buhari, SH untiik menyelesaikan pembahasan APBD-P.

ketua DPRD dompu Yuliadin Bucek menyatakan molornya pembahasan APBD-P karena ketua TAPD tak pernah hadir setiap diundang.   “Bukan kita tidak mau membahas,  tapi ketua TAPD tidak hadir setiap kita undang, ” ungkap Yuliadian.

Perlunya ketua TAPD agar berbagai persoalan bisa dibahas bersama.  “Kebijakanya ada pada ketua TAPD,  tapi beliau tak hadir kalau diundanh,” sesalnya.

Sekretaris TAPD drs H Muhibuddin menyatakan justru DPRD lah yang tak mau membahas APBDP.  setiap undangan pihak TAPD selalu dihadiri,  sayangnya tidak mau dibahas lantaran Ketua TAPD tak hadir.  “Kita tetap hadir kok,  cuma mereka tak mau membahasnya, ” ungkap dia.

Diakui memang ketua TAPD yang juga Sekda Dompu tak hadir karena ada keperluan lain.  “Tapi kan ada kita, ” pungkasnya.

Komentar