Linangan Air Mata, Ratusan Warga Antar Jenazah Mahasiswi Korban Kecelakaan

900
Warga sedang menurunkan jenazah korban keliang lahat

DOMPU-Linangan air mata ratusan warga Dusun Selaparang Desa Matua Kecamatan Woja Dompu NTB mengantar jenazah mahasiswi STKIP YAPIS Dompu, korban kecelakan maut, Nurlailah 22 tahun.

Korban tewas kamis malam sekitar pukul 19.00 wita setelah mengalami kecelakaan tragis menabrak mobil dum truck yang terparkir di jalan lingkar utara Kelurahan Simpasai Dompu tepatnya depan kantor PDAM Dompu.

Usai Jum’at 6 Juli 2018 jenazah korban diantar ke pemakaman umum Selaparang untuk dimakamkan. Orang tua, keluarga, kerabat dan warga berbondong-bondong ikut mengantar jenazah gadis yang dikenal baik dan pendiam ini.

Beberapa ibu-ibu terlihat pingsan menyaksikan jenazah turun keliang lahat, ditambah lagi dengan suara azan yang dilantunkan oleh Muh Salahuddin (sultanaladin.ttnt) yang menyentuh perasaan para pelayat.

Kesedihan yang menimpa keluarga dan warga Dusun Selaparang bisa dimaklumi karena kepergian Nurlaelah begitu cepat setelah terjadi kecelakaan.

http://www.dompubicara.com/2018/07/warga-dusun-selaparang-berduka-laka-lantas-dua-tewas/

Almarhumah gadis ini dibonceng adik sepupunya pulang dari Desa Karumbu Kabupaten Bima menghadiri pesta perkawinan keluarganya.

Ayah korban H Jakariah nampak cukup tabah menghadapi musibah tersebut. Menurut tokoh masyarakat Desa Matua ini tidak ada yang disesali karena sudah menjadi takdir. ”Kita sudah pasrah, karena kematian tidak jauh dari kehidupan ini,” ujarnya lirih disela-sela menyaksikan penguburan anaknya. (DB03)

 

Komentar