Banjir Landa Dua Kecamatan, 2.568 Rumah Warga Terendam

136

DOMPU—Musibah banjir terus mengancam wilayah Kabupaten Dompu. Setelah terjadi diakhir tahun 2012 lalu. Kamis malam kemarin, air bah kembali menerjang dua kecamatan di Kota Dompu. Dua kecamatan yang dilanda banjir yakni Kecamatan Dompu dan Kecamatan Woja.

 Hujan deras pada sore harinya, diduga menjadi penyebab meluapnya air yang mengalir dibeberapa sungai di kedua wilayah tersebut. Pemukiman penduduk yang ada di masing-masing kelurahan dan desa di kedua kecamatan itu, saat banjir melanda tampak tergenang air.

Tinggi air pun dari ukuran betis orang dewasa hingga mencapai 2 meter. Pantauan langsung Radar Tambora dibeberapa lokasi, seperti di lingkungan Sori Wono, Kelurahan Potu. Sekitar pukul 20.00 air banjir itu datang secara tiba-tiba, rusaknya tanggul penahahn banjir yang teletak di bibir sungai menyebabkan air bah seketika itu juga langsung menerjang masuk ke perkampungan warga.

Sejumlah warga yang dari awal tak menyangka tanggul akan jebol, sontak kaget dan panik berhamburan lari menyelamatkan diri. Warga berlari sambil berusaha menyelamatkan harta benda yang dimiliki. Tampak ada warga yang menyelematkan hewan ternak, perabot rumah tangga, dokumen penting dan beberapa potong pakaian. Pemandangan yang sama pula, terlihat di Kelurahan Bali Satu dan Karijawa.

Bahkan kediaman ketua Panwaslu Dompu, Drs Arifuddin juga menjadi sasaran terjangan air bah. Sementara di Kelurahan Simpasai dan Kanda Dua, Desa Wawonduru, Kecamatan Woja. Selain merendam pemukiman penduduk, air banjir juga menggenangi ruas jalan utama. Bahkan kantor Dishub dan gedung SKB Dompu juga tak luput direndam banjir.

Bangunan sekolah seperti SDN 08 Dompu, Sori Wono, Potu, SDN 8 Woja, MI AT-Taqwa, SMP-IT Sakinah Wawonduru dan SDN 37 Ama Maka, Woja juga direndam air banjir. Bahkan pagi harinya sekolah ini terpaksa menghentikan aktifitas KBM, karena sejum lah guru dan murid-murid harus membersihkan ruang kelas berikut perabotannya. Untungnya, musibah banjir kemarin tidak menimbulkan korban jiwa.

Data sementara yang dirilis pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu, total rumah warga yang digenangi air banjir sebanyak 2.568 KK atau 15.312 jiwa. Dengan rincian Kelurahan Potu sebanyak 156 KK, Kelurahan Bada 115 KK, Keluraha Bali Satu 172 KK, Simpasai 158 KK, Kandai Dua 678 KK, Wawonduru 1.150 KK. ‘’Itu sudah termasuk data tiga rumah yang rusak berat,’’ ungkap kepala BPBD Dompu, Ir Efendi saat ditemui di lokasi kemarin.

Banjir yang terjadi kemarin dirasa, paling besar dari banjir yang melanda diakhir tahun 2012 kemarin. selian rumah penduduk, diperkirakan areal persawan yang ada dimasing-masing wilayah kecamatan juga tergenang air banjir.

Komentar