Partisipasi Pemilih Turun

93

 

 

 DOMPU—Angka partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI di Kabupaten Dompu mengalami penurunan bila dibandingkan dengan angka partisipasi pada pelaksanaan pemilihan legislatif.

Dalam pelaksanaan Pilpres yang digelar 9 Juli 2014 lalu, partisipasi pemilih mencapai 76,7 persen. Presentase ini jauh menurun bila dibandingkan partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pileg yang mencapai 83, 3 persen.

‘’Partisipasi pemilih dalam Pilpres memang mengalami penurunan bila dibandingkan Pileg,” ungkap Ketua KPUD Dompu Ir Rusdiyanto saat menggelar jumpa pers usai kegiatan rekapitulasi.

Ia menduga, penurunan angka partisipasi pemilih ini disebabkan karena adanya pergeseran penduduk, terutama sejumlah pemilih pemula yang melanjutkan aktifitas belajar diluar daerah. ‘’Kemungkinan para pelajar ini sudah memberikan hak suara ditempat tinggalnya yang baru,” katanya.

Meski tingkat partisipasi pemilih mengalami penurunan, namun tingkat kecerdasan para pemilih dalam menggunakan hak suara dinilai sudah cukup baik. Hal tersebut, dibuktikan minimnya suara tidak sah. ‘’Suara sah dalam pelaksanaan Pilpres mencapai 99,9 persen. Ini membuktikan bahwa pemilih semakin cerdas untuk mencoblos,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin mengungkapkan, menurunya partisipasi pemilih menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi semua pihak kedepan untuk terus memberikan pemahaman politik yang benar kepada masyarakat. Terutama dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2015 mendatang. ‘’Kita harus lebih aktif dalam melakukan sosialisasi ketingkat masyarakat,” ujarnya.

Komentar