Diduga Bertarung Dengan Babi Hutan, Petani Jagung Ditemukan Tewas Diladang

18

DOMPU-Seorang petani jagung, Gufran 52 tahun warga Desa Doropeti Kecamatan Pekat Dompu NTB ditemukan tewas mengenaskan diladang jagung miliknya. Korban ditemukan Senin, 25 Maret 2019 oleh warga dan keluarganya.

Diduga korban tewas akibat bertarung dengan babi hutan yang mengganggu jagungnya. Sebab selain menemukan korban warga juga menemukan seekor babi yang mati terperangkap dan tertombak masih menancap.

Korban tidak pulang selama empat hari, sebagaimana biasa keluarga tidak curiga dan percaya korban masih berada dikebun. Tetapi setelah dicari ternyata tidak ada bahkan mencium bau yang tidak sedap ditengah ladang jagung.

Setelah diselidiki ditemukanlah tubuh korban dengan kondisi yang sudah mengenaskan, didekatnya ada senter sepatu bot serta HP. Perkiraan warga korban diseruduk babi hutan yang terluka.

Sebab kebiasaan babi hutan bila terluka dia akan mengamuk dan siap mati dengan siapa saja dihadapanya. Sementara kondisi babi hutan yang juga ditemukan mati dalam keadaan terperangkap jaring dengan tombak tertancap. ”Mungkin saat terjaring korban menombaknya, sebaliknya babi hutan menyeruduk.” duga warga.

Korban sudah dibawa pulang keluarganya dan dimakamkan. Sejauh ini belum diperoleh keterangan aparat berwenang atas peristiwa meninggalnya petani diladang jagung. (DB01)

 

Komentar