RBK Mulai Eksen Maret Mendatang

228

DOMPU—Pembangunan fisik mega proyek dam Rababaka Kompleks (RBK) di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa akan mulai dikerjakan sekitar Maret 2013 mendatang. Untuk mengawali proses pembangunan itu, Pemkab Dompu akan melaksanakan kegiatan do’a bersama masyarakat di Lapangan Beringin. Hal itu, diungkapkan Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin, Senin 31/11 lalu.

Dikatakannya, perjuangan pembangunan mega proyek tersebut direncanakan pemerintah sejak 10 tahun silam, sejumlah tahapan sudah dilalui. Terakhir, pihaknya sedang merampungkan proses relokasi penduduk di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa yang masuk dalam wilayah daerah genangan air. ”Setelah proses ini rampung, akan dilanjutkan dengan tahapan pembangunan fisik. Kami targetkan pengerjaan fisik akan dimulai sekitar bulan Maret 2013 mendatang,” katanya.

Dijelaskanya, konsep pembangunan dam RBK yang akan menelan anggaran sekitar Rp. 1.2 triliun itu, dinilai tidak akan mengurangi jatah air untuk wilayah Kecamatan Woja. Sebab, air yang akan ditampung diwilayah genangan dam RBK seluas 350 ribu hektar berasal dari air banjir yang selama ini terbuang secara cuma-cuma. Selama ini, ada sekitar 80 juta kubik air banjir pada saat musim hujan terbuang cuma-cuma dilaut.

Kadang banjir yang berasal dari luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Rababaka itu, sebelum sampai kelaut kerap menghantam rumah-rumah warga disekitar DAS, seperti di Kelurahan Monta Baru, Desa Matua hingga di Baka Jaya. ”Kondisi ini, kami pastikan tidak lagi terjadi. Jika air yang terbuang cuma-cuma itu, diarahkan melalui trowongan menuju genangan dam RBK di Desa Tanju,” papar Bupati.

Disamping itu, untuk menjamin kesediaan irigasi di Woja, pemerintah juga akan membangun dam penampungan air di Sori Mila. ”Kami pastikan pembangunan dam RBK tidak akan menggangu irigasi di Kecamatan Woja. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan air,” ungkapnya.

Pembangunan dam RBK, dinilainya akan memberikan manfaat besar bagi sejumlah wilayah di Kabupaten Dompu, terutama wilayah terdekat Kecamatan Manggelewa. Dilokasi itu, akan ada sekitar 3 ribu hektar yang akan berubah status menjadi tanan irigasi tekhnis. ”Kami pastikan kedepan Manggelewa tidak akan lagi kering,” tuturnya.

Sementara itu, pada malam syukuran tahun baru di Pendopo Bupati Dompu. H Bambang menyerahkan secara simbolis harga ganti rugi tanah warga yang terkena dampak pembangunan dam RBK. ”Kita patut berterimakasih pada warga Desa Tanju yang sudah rela melepas tanah dan rumah mereka, demi kepentingan lebih besar untuk masyarakat umum,” pungkasnya.

Komentar